Tulungagung, jurnalmataraman.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung pada Sabtu (25/10) malam menyebabkan tanah longsor yang memutus akses jalan antar desa. Jalan penghubung antara Desa Nyawangan dan Desa Picisan amblas sepanjang 30 meter, hingga terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun lebih.
Dari pantauan di lokasi, badan jalan longsor ke jurang sedalam sekitar 20 meter. Akibatnya, aktivitas warga menjadi terganggu karena jalur tersebut merupakan akses utama antar dua desa. Untuk sementara, warga hanya bisa melintas menggunakan kendaraan roda dua melalui jalur darurat yang dibuat di lahan milik warga di sisi jalan yang longsor.

Salah seorang warga, Miseni, mengatakan peristiwa longsor terjadi tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. “Kejadiannya Sabtu malam sekitar pukul enam. Saat itu hujan deras, dan tiba-tiba tanah di depan rumah saya langsung amblas ke jurang,” ujarnya, Senin siang.
Warga kini khawatir longsor akan meluas karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih gembur dan banyak ditemukan retakan baru. Mereka berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar jalur penghubung antar desa dapat segera dibuka kembali dan risiko longsor susulan bisa dicegah.
( Editor : Nina & Wahyu Adi )



