Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jadikan Pelopor Pertama Kompetisi Mini Soccer di Jatim, Inzia Super League Siap Bergulir

by redaksi jurnal mataraman
31 Juli 2026 | 13:54
Reading Time: 2 mins read
0
Jadikan Pelopor Pertama Kompetisi Mini Soccer di Jatim, Inzia Super League Siap Bergulir

Kediri, Jurnalmataraman.com – Sebanyak 13 tim dari wilayah Eks Karesidenan Kediri dipastikan ambil bagian dalam Inzia Super League (ISL) yang akan mulai bergulir pada 8 Agustus 2026. Kompetisi mini soccer ini mengusung format liga dengan sistem half season, di mana setiap tim hanya bertemu satu kali hingga laga penutup pada 13 Desember 2026. Ketua Panitia Inzia Super League, Dicky Abdillah, mengatakan penyelenggaraan ISL dirancang mengadopsi pengelolaan kompetisi yang profesional. “Secara konsep tak jauh berbeda dengan kompetisi liga profesional. Melalui ISL ini, kami ingin menjadi pioner penyelenggaraan mini soccer dengan sistem liga untuk kali pertama di Jatim. Walaupun pesertanya berasal dari level amatir, kami berusaha mengelola kompetisi ini seprofesional mungkin, baik dari sisi penyelenggaraan maupun kesiapan tim,” ujarnya, Kamis (30/7).

Menurut Dicky, seluruh pertandingan akan digelar setiap pekan. Sebanyak 13 tim peserta berasal dari berbagai daerah di wilayah Eks Karesidenan Kediri, sementara komposisi pemain diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan masing-masing tim. Penyelenggaraan ISL ini sendiri berawal dari keinginan komunitas Inzia untuk menyediakan wadah kompetisi yang lebih terstruktur bagi para anggotanya. “Tujuan utama kami adalah menyediakan wadah bagi teman-teman member. Selain menjadi kegiatan yang positif, kami berharap keberadaan liga ini juga dapat membuat komunitas Inzia semakin berkembang,” katanya.

Dicky menilai Inzia Super League menjadi langkah awal dalam menghadirkan kompetisi mini soccer berformat liga di Jawa Timur. Karena itu, panitia berupaya mempersiapkan penyelenggaraan secara maksimal agar kompetisi dapat berjalan lancar hingga akhir musim. Selain menjadi ajang kompetisi, ISL juga menggandeng federasi Football 7 Mini Soccer. Melalui kerja sama tersebut, F7 akan melakukan sosialisasi mengenai organisasi sekaligus memantau pemain-pemain yang berpotensi direkrut. “Kompetisi ini juga bisa menjadi wadah bagi pemain-pemain yang memiliki potensi untuk bergabung dengan tim mini soccer F7 Indonesia. Jadi, selain bertanding, mereka juga memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan tim pemantau,” punkas Dicky.

( Editor : Afif / Erma )

Tags: berita kediriheadlineinfo kedirikota Kedirimini soccer
ShareTweetShare
Next Post
Tatap Piala Soeratin Jatim, PSBR Blitar U-17 Jaring 30 Pemain di Seleksi Tahap Dua

Tatap Piala Soeratin Jatim, PSBR Blitar U-17 Jaring 30 Pemain di Seleksi Tahap Dua

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .