Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Inovasi Mahasiswa UNP Kediri di Desa Manggis Puncu Kediri

by Beny Kurniawan
29 September 2025 | 06:14
Reading Time: 2 mins read
0
Inovasi Mahasiswa UNP Kediri di Desa Manggis Puncu Kediri

Kediri, jurnalmataraman.com – Tak sekadar kuliah di kelas mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri membawa gagasan besar ke Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Lewat Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) desa di lereng Gunung Kelud itu kini menjelma menjadi desa penuh inovasi.

Program yang didanai Kemendikbudristek tersebut melibatkan mahasiswa lintas program studi mulai Matematika, Manajemen, Penjas, Bimbingan Konseling hingga Biologi. Selama lima bulan pelaksanaan lebih dari 150 warga terlibat aktif mendukung kegiatan mahasiswa.

Salah satu terobosan mahasiswa adalah menghadirkan konsep “8 Pojok”. Tidak hanya berupa pelatihan sejumlah produk nyata lahir dari program ini di antaranya sempoa dari barang bekas lilin aromaterapi, tas anyaman, peta interaktif wisata, website Desa Manggis, hingga aplikasi 360° berbasis AR/VR untuk memperkenalkan budaya desa ke ranah digital.

Selain itu, mahasiswa juga menginisiasi laboratorium hidup yang menggabungkan literasi, teknologi, ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya. Inovasi ini mendapat apresiasi positif dari warga. “Program ini membuat desa kami lebih maju dan banyak hal baru yang bisa dipelajari,” ungkap Binti salah satu warga Desa Manggis.

Redista Nazriana mahasiswa Pendidikan Matematika UNP Kediri sekaligus penggagas program menjelaskan seluruh kegiatan dirancang sesuai kebutuhan dan potensi desa. “Semua kelompok masyarakat terlibat mulai dari anak-anak, pemuda, hingga ibu rumah tangga. Delapan pojok lahir dari potensi desa ada wisata, kesenian, UMKM hingga literasi. Program ini memberdayakan masyarakat sekaligus melahirkan inovasi digital,” jelasnya.

Kini Desa Manggis bukan lagi sekadar desa biasa. Berkat inovasi mahasiswa UNP Kediri desa ini bertransformasi menjadi panggung inovasi – dari pojok baca hingga pojok budaya dari coding digital hingga pelestarian artefak bersejarah.

( Editor : Taflian & Wahyu Adi )

Bagikan di Media Sosial
Tags: InfokediriKemendikbudristekppkormawaprogramstudiunpkediri
ShareTweetShare
Next Post
Peringatan Hari Rabies Dunia Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Gratis

Peringatan Hari Rabies Dunia Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Gratis

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .