Blitar, jurnlamataraman.com – Yayasan Ibadurrahman Srengat kembali menggelar agenda tahunan bertajuk Ibadurrahman Fair (IBF) 2026. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Selasa (20/1/2026) hingga puncak acara pada Ahad (25/1/2026), dengan mengusung semangat kolaborasi, kreativitas, dan penguatan karakter pendidikan.
Berpusat di sejumlah lokasi strategis, seperti Lapangan Dandong serta area SMPIT dan SDIT Ibadurrahman, IBF 2026 menjadi magnet bagi masyarakat Kecamatan Srengat dan sekitarnya. Seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Ibadurrahman, mulai dari Kelompok Bermain Islam Terpadu (KBIT), TKIT, SDIT, hingga SMPIT, turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Beragam kompetisi dan kegiatan edukatif disuguhkan untuk menjangkau berbagai kalangan. Pada bidang olahraga, panitia menggelar Ibadurrahman Cup 2, SMPIT Ibadurrahman Champion (SIC), serta turnamen bulu tangkis yang diikuti oleh peserta dari internal maupun eksternal sekolah.

Sementara itu, pengembangan bakat anak difasilitasi melalui Lomba Anak Hebat yang meliputi lomba mewarnai, menggambar, adzan, dan tahfidz. Pada sektor literasi dan edukasi, Festival Literasi serta Edu Action dihadirkan sebagai ruang pameran dan pengenalan program pendidikan unggulan Yayasan Ibadurrahman.
Tidak hanya berfokus pada peserta didik, IBF 2026 juga menguatkan peran keluarga melalui berbagai kompetisi unik yang melibatkan orang tua, seperti Mama Ceria dan Father’s Cookfest atau lomba memasak bagi para ayah. Kegiatan ini menjadi simbol kekompakan dan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Puncak kemeriahan IBF 2026 berlangsung pada Ahad (25/1/2026) dengan digelarnya Jalan Sehat dan Bazar. Ribuan peserta mengikuti kegiatan jalan sehat dengan rute dari Perempatan Poluhan menuju Perempatan Klampis Ireng, kemudian kembali ke lingkungan sekolah.

Selain itu, area sekolah disulap menjadi pusat aktivitas ekonomi melalui bazar yang diikuti oleh siswa-siswi. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan, melatih kemampuan berinteraksi, serta menumbuhkan jiwa mandiri sejak dini.
Ketua panitia melalui perwakilan tim Humas SDIT Ibadurrahman, Diya As Syifa Maulina, S.Sos., menyampaikan bahwa Ibadurrahman Fair bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana silaturahmi dan pengenalan lembaga pendidikan kepada masyarakat luas.
“IBF menjadi jembatan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan di Yayasan Ibadurrahman tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, serta kemandirian peserta didik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Ibadurrahman berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan sekaligus menjadi referensi bagi orang tua dalam memilih lembaga pendidikan terbaik, khususnya menjelang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
(Editor : Qithfirul Aziz & Wahyu)



