Kediri, jurnalmataraman.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengimbau para penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Kediri pada Rabu malam, 31 Desember 2025, untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan arus lalu lintas menuju Stasiun Kediri. Kepadatan diperkirakan meningkat seiring pelaksanaan kegiatan makan bersama atau mecel bareng yang digelar Wali Kota Kediri dalam rangka menyambut malam pergantian tahun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa setiap malam tahun baru biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di pusat kota, termasuk di sekitar kawasan stasiun.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Kediri pada malam pergantian tahun agar mengatur waktu perjalanan dengan baik dan datang lebih awal. Hal ini penting untuk menghindari risiko tertinggal kereta akibat kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan masyarakat,” ujar Tohari, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan, perjalanan kereta api tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, keterlambatan penumpang menuju stasiun dapat berakibat pada tertinggalnya kereta.
Selain datang lebih awal, KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau para pelanggan untuk memastikan tiket dan identitas telah disiapkan sebelum keberangkatan, memanfaatkan fasilitas boarding secara tertib, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama.
KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada momen-momen khusus seperti malam pergantian tahun, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan.
“Kami berharap kerja sama dari seluruh pelanggan agar perjalanan menggunakan kereta api pada malam pergantian tahun dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman,” pungkas Tohari.
(Editor : Wahyu Adi)



