Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Grebeg Suro, Tradisi Warisan Leluhur yang Terus Dilestarikan di Desa Brenggolo

by redaksi jurnal mataraman
27 Juni 2025 | 11:27
Reading Time: 2 mins read
0
Grebeg Suro, Tradisi Warisan Leluhur yang Terus Dilestarikan di Desa Brenggolo

Kediri, jurnalamataraman.com – Suasana sakral dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri pada Jumat pagi (27/6), saat warga setempat menggelar tradisi Grebeg Suro bertepatan dengan 1 Suro atau 1 Muharram 1447 Hijriah. Perayaan ini diwarnai kirab budaya berupa 11 gunungan hasil bumi yang diarak dari Kantor Balai Desa menuju Lapangan Desa Brenggolo.

Grebeg Suro di Desa Brenggolo bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk pelestarian budaya warisan leluhur yang sarat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan spiritualitas. Perayaan ini juga menjadi ruang yang menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang sosial.

Pemerintah Desa Brenggolo turut mengajak seluruh warga, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga masyarakat dari 45 RT dan 11 RW untuk terlibat aktif dalam prosesi kirab. Rombongan kirab dipimpin langsung oleh Kepala Desa Brenggolo beserta istri, diikuti oleh para perangkat desa dan perwakilan warga.

Kirab dimulai dari Balai Desa, melintasi rute yang telah ditentukan, hingga tiba di Lapangan Desa Brenggolo. Sebelum tiba di lapangan, rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah dan doa bersama di makam leluhur atau dayang desa, sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendahulu yang telah mewariskan tradisi luhur ini.

Setibanya di lapangan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan rebutan gunungan hasil bumi yang menjadi simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dan harapan akan keberkahan di tahun yang baru. Sebanyak 2.000 bungkus lengkong juga dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari tradisi berbagi.

“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Kami ingin seluruh generasi, terutama anak-anak muda, memahami dan bangga akan akar budaya mereka,” ujar Kepala Desa Brenggolo

Dengan semangat guyub rukun dan gotong royong, Grebeg Suro di Desa Brenggolo kembali menjadi bukti bahwa tradisi dapat tetap hidup di tengah perkembangan zaman, dan menjadi identitas yang memperkuat persatuan dalam masyarakat.

( editor : Dimas & Trias M.A )

Bagikan di Media Sosial
Tags: 1 muharramberita kediridesa brenggolodoa bersamagotong royongGrebeg surohasil bumiinfo kediritradisi jawa timurtradisi leluhur
ShareTweetShare
Next Post
Kurash Sumbang Perunggu, Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Porprov IX Jatim 2025

Kurash Sumbang Perunggu, Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Porprov IX Jatim 2025

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .