Blitar, Jurnalmataraman.com – Warga Kota Blitar digemparkan dengan penemuan mayat seorang pemuda berinisial DN di dalam rumahnya pada Jumat (15/8) malam. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan noda darah di sekitar tembok rumah.
Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga yang tidak melihat korban sejak pagi hari. Lampu rumah DN yang biasanya mati pada siang hari, masih menyala hingga malam, sehingga menimbulkan kecurigaan. Beberapa warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat, Endro Wicaksono.
Endro bersama sejumlah warga lalu masuk ke rumah korban. Di dalam rumah, mereka mendapati adanya bercak darah di lantai dan tembok. “ketika Saya bersama warga masuk ke dalam kamarnya, kami melihat korban sudah dalam kondisi terlentang dan tidak bernyawa, melihat ada darah berceceran menempel di tembok, lalu kami segera melapor ke pihak kepolisian,” ujar Endro.
Tak lama berselang, petugas kepolisian datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban ditemukan dalam posisi telentang dengan noda darah di sekitar kepala. Hingga kini penyebab kematian DN masih dalam penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, menyatakan pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi. “Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kasus ini,” terangnya.
Berdasarkan keterangan warga, pada malam sebelumnya DN sempat terlihat mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya. Diduga, korban kemudian terlibat pertikaian yang berujung pada insiden tragis hingga menyebabkan DN meninggal dunia.
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan otopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.
( Editor : Dzaki & Tras M.A )



