Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Era Digital Makin Masif, Madrasah di Trenggalek Kian Diminati Jadi Benteng Karakter Anak

by Moch. Herlambang
23 Juli 2026 | 17:28
Reading Time: 2 mins read
0
Era Digital Makin Masif, Madrasah di Trenggalek Kian Diminati Jadi Benteng Karakter Anak

Trenggalek, jurnalmataraman.com – Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat rupanya turut mengubah paradigma orang tua dalam menentukan lembaga pendidikan bagi anak-anaknya. Di Kabupaten Trenggalek, madrasah kini menjadi salah satu pilihan utama yang kian diminati karena dinilai mampu memberikan porsi pendidikan agama yang lebih kuat.

Di tengah kemudahan dan derasnya arus informasi melalui dunia maya, para orang tua saat ini tidak lagi hanya menjadikan prestasi akademik murni sebagai tolok ukur utama. Pembentukan karakter, akhlak, dan penanaman nilai-nilai keagamaan dinilai menjadi prioritas esensial untuk membentengi anak dari dampak negatif era digital. Fenomena pergeseran minat ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Trenggalek, Mohammad Nur Ibadi. Ia mengungkapkan bahwa kesadaran tersebut menjadi salah satu faktor penentu di balik meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah pada momentum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Menurut Ibadi, madrasah memiliki nilai lebih di mata masyarakat karena kurikulumnya. “Madrasah dinilai mampu memberikan keseimbangan antara pendidikan umum dan pembelajaran keagamaan secara komprehensif, mulai dari pemahaman Al-Qur’an, fikih, hingga penanaman akhlak dan nilai-nilai Islam dalam rutinitas sehari-hari,” jelasnya.

Meski menitikberatkan pada pendidikan agama, bukan berarti madrasah gagap teknologi. Guna menjawab tantangan zaman, Kemenag juga terus mendorong madrasah-madrasah di Trenggalek untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, salah satunya melalui penerapan digitalisasi secara masif dalam proses pembelajaran di kelas. Sementara itu, disinggung mengenai regulasi daya tampung atau jumlah rombongan belajar (rombel), pihak Kemenag menegaskan bahwa ketentuan di madrasah tetap berjalan secara profesional. Seluruh kuota dan pembagian kelas tetap mematuhi aturan standar yang ditetapkan oleh pemerintah, sama seperti sistem yang diberlakukan pada sekolah umum.

( Editor : Saldi / Loris )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita trenggalekheadlineKemenag TrenggalekmadrasahTrenggalek
ShareTweetShare
Next Post
Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT untuk Ribuan Warga Rentan

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT untuk Ribuan Warga Rentan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .