Trenggalek, jurnalmataraman.com – Sebanyak empat sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Trenggalek diusulkan beralih status dari swasta menjadi negeri. Usulan ini mengemuka mengingat jumlah TK negeri di Trenggalek saat ini hanya tiga sekolah, sementara empat TK yang diusulkan memiliki jumlah murid yang banyak.
Komisi IV DPRD Trenggalek bersama Dinas Pendidikan dan Olahraga membahas rencana tersebut dalam rapat kerja. Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin menjelaskan ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan pengalihan status, yakni jumlah murid yang besar serta lokasi sekolah yang strategis serta kesediaan pihak yayasan untuk melepas status swasta menjadi negeri.
Meski demikian, Sukarodin menegaskan masih diperlukan pembahasan lebih lanjut, khususnya terkait nasib para guru tetap yayasan (GTY). “Pekerjaan rumah kita adalah mencari solusi bagi para pendidik GTY, karena jika sudah beralih status menjadi negeri maka tenaga pendidiknya juga harus berstatus negeri,” ujarnya.
Empat TK yang diusulkan beralih status tersebut masing-masing berada di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kecamatan Dongko, Kecamatan Panggul serta Kecamatan Pule. Rencana ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan anak usia dini dengan fasilitas dan dukungan yang lebih baik dari pemerintah daerah.
( editor : Dzaki & Trias M.A )



