Jombang, jurnalmataraman.com – Dua ekor monyet liar berkeliaran di lingkungan permukiman dan sekolah di Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Keberadaan hewan tersebut membuat warga resah, bahkan sempat membuat pihak sekolah meniadakan apel pagi karena khawatir monyet muncul dan menyerang siswa.
Berdasarkan rekaman video amatir, seekor monyet terlihat berada di atas pohon dekat permukiman warga. Seekor lainnya tampak masuk ke salah satu rumah warga untuk mencari makanan. Beruntung, warga yang mengetahui langsung mengusir hewan tersebut.
Hingga Selasa (7/10), keberadaan monyet liar itu masih belum jelas. Dampaknya, aktivitas belajar di SDN Kepatihan sempat terganggu. Sejumlah guru berjaga dan menyisir lokasi sekitar sekolah yang dianggap berpotensi menjadi tempat persembunyian monyet.
Slamet Widjanarko, salah satu guru SDN Kepatihan, mengatakan monyet tersebut sudah terlihat sejak Minggu malam. Pihak sekolah kemudian melakukan pemantauan, dan pada Senin siang hewan itu sempat berkeliaran di lingkungan sekolah. “Kami sampai meniadakan upacara Senin pagi karena khawatir monyet muncul dan mengganggu anak-anak,” ujarnya.

Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi, menambahkan monyet tersebut hingga kini masih dalam pencarian warga. Belum diketahui apakah hewan itu monyet peliharaan yang lepas atau memang monyet liar. “Terakhir warga melihat monyet berada di perkebunan dekat makam desa,” jelasnya.
Pihak sekolah dan pemerintah desa telah melaporkan keberadaan monyet liar itu ke petugas BPBD Jombang. Namun hingga kini keberadaannya belum terdeteksi. BPBD meminta warga yang mengetahui lokasi monyet segera melapor agar bisa segera ditindaklanjuti.
(Editor : Wahyu Adi)



