Blitar, jurnalmataraman.com – Sebuah rumah milik warga di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, rusak parah setelah tertimpa pohon akibat hujan deras yang disertai angin kencang, Kamis sore. Akibat peristiwa tersebut hampir seluruh bagian rumah mengalami kerusakan sehingga pemilik terpaksa mengungsi sementara waktu.
Rumah tersebut diketahui milik Jamaludin. Sebuah pohon sengon yang berada tepat di samping rumah tumbang dan menimpa bangunan. Dampaknya sebagian besar atap rumah roboh, bahkan beberapa sisi tembok ikut ambruk sehingga bangunan dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.
Istri pemilik rumah, Tiwi, menuturkan bahwa sebelum kejadian terdengar suara gemuruh saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tak lama kemudian, pohon sengon tumbang dan langsung menimpa rumah. Saat peristiwa terjadi, Tiwi bersama kedua anaknya berada di dalam rumah dan segera menyelamatkan diri dengan berlari ke rumah tetangga terdekat.

Pasca kejadian, warga setempat bersama unsur Forkopimcam, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar serta relawan melakukan kerja bakti membersihkan material rumah yang rusak dan mengevakuasi sisa-sisa pohon tumbang. Untuk sementara waktu, pemilik rumah harus mengungsi di rumah tetangga karena kondisi bangunan belum memungkinkan untuk dihuni.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyampaikan bahwa beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, pihaknya mencatat sebanyak sembilan rumah terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Kamis sore. Satu rumah mengalami kerusakan berat, sementara delapan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama hujan lebat disertai angin kencang serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
( Editor: Neha & Wahyu Adi )



