Blitar, jurnalmataraman.com – Ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram mengagetkan warga Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Selasa (29/4) dini hari. Diduga akibat kebocoran gas, ledakan terjadi di rumah milik Endang Purwaningsih (74) hingga menyebabkan kerusakan parah pada bagian dapur dan lantai dua bangunan.
Ledakan terdengar keras sekitar waktu subuh dan langsung mengundang perhatian warga sekitar. Bagian atap dapur rumah korban terlihat rontok dan puing-puing berserakan. Konstruksi lantai dua rumah pun mengalami kerusakan akibat kerasnya tekanan dari ledakan.
Menurut keterangan saksi mata, Krisna, suara ledakan terdengar seperti bom. “Tiba-tiba terdengar suara dentuman keras. Setelah saya dekati, ternyata dapur Bu Endang sudah hancur dan beliau dalam kondisi luka,” ujarnya.
Korban yang diketahui tinggal seorang diri langsung dievakuasi warga dan petugas ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dari informasi sementara, korban mengalami luka bakar akibat terkena semburan api dari ledakan.
Kapolsek Sananwetan, Kompol Sugondo, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
“Kami duga sementara karena kebocoran gas, namun untuk memastikan kami masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara oleh tim Inafis dan pihak terkait,” jelasnya.
Pihak kepolisian dari Polres Blitar Kota kini masih mendalami kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dan penyimpanan tabung gas, terutama di lingkungan rumah tangga.
(editor : Trias M.A)


