Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Dari Ruang Hobi ke Pasar Dunia, Kreasi Rajut Wiwik Narwati Diminati hingga Luar Negeri

by Qithfirul Aziz
4 November 2025 | 14:48
Reading Time: 2 mins read
0
Dari Ruang Hobi ke Pasar Dunia, Kreasi Rajut Wiwik Narwati Diminati hingga Luar Negeri

Blitar, jurnalmataraman.com – Ketekunan dan kecintaan pada sebuah hobi dapat menjadi jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilan. Ungkapan itu tampaknya sangat tepat menggambarkan sosok Wiwik Narwati warga Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar yang telah puluhan tahun menekuni seni merajut benang menjadi berbagai karya bernilai seni tinggi.

Di usia yang kini menginjak 61 tahun tangan Wiwik masih tampak lincah menggerakkan helai-helai benang di antara jarum rajutnya. Dengan penuh ketelitian dan rasa cinta benang-benang itu berubah menjadi untaian karya yang indah mulai dari boneka rajut, tas, dompet hingga suvenir unik.

Kecintaannya terhadap rajut bermula dari kegiatan mengisi waktu luang sejak muda. Tak disangka, hasil karyanya kala itu justru menarik perhatian teman-temannya. Melihat antusiasme tersebut, Wiwik pun memberanikan diri untuk memproduksi dan memasarkan hasil rajutannya secara lebih serius pada tahun 1995.

“Awalnya saya hanya membuat sarung bantal dan tempat tisu dari kain. Lama-lama, setelah belajar otodidak, saya bisa membuat berbagai produk rajut yang lebih rumit,” tutur Wiwik sambil tersenyum.

Kini meski usianya tak lagi muda semangatnya justru semakin berkobar. Dalam sebulan ia mampu menghasilkan ratusan produk rajutan dengan harga bervariasi mulai dari Rp. 3.000 hingga Rp. 700.000 per buah tergantung pada tingkat kerumitan dan bahan yang digunakan.

Produk-produk Wiwik tak hanya diminati di wilayah Blitar dan sekitarnya tetapi juga telah menembus pasar internasional. Beberapa kali pesanan datang dari luar negeri seperti Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura.

Bagi Wiwik merajut bukan sekadar pekerjaan atau sumber penghasilan. Lebih dari itu kegiatan ini adalah bentuk ekspresi diri dan sumber kebahagiaan.

“Kalau dikerjakan dengan hati, hasilnya pasti membawa kepuasan tersendiri. Saya merasa senang kalau orang lain juga bahagia memakai hasil karya saya,” ujarnya dengan mata berbinar.

Kisah Wiwik Narwati menjadi bukti bahwa saat passion bertemu ketekunan, bukan hanya keuntungan yang didapat melainkan juga kebahagiaan dalam setiap prosesnya. Dari helai benang sederhana lahirlah karya yang tak hanya indah dipandang tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk berani berkarya dari hati.

( Editor : Nina & Wahyu Adi )

Bagikan di Media Sosial
Tags: hobi dapat menjadi jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilan.hobi merajut membawa rezekiinfo blitarKecamatan Kepanjenkidul Kota Blitarkecintaan terhadap merajut
ShareTweetShare
Next Post
Antisipasi Lonjakan Harga Satgas Pangan dan Bapanas Sidak Produsen Beras di Kediri

Antisipasi Lonjakan Harga Satgas Pangan dan Bapanas Sidak Produsen Beras di Kediri

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .