Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Blitar Jadi Tuan Rumah Sarasehan Budaya Diraja Nusantara

by Qithfirul Aziz
26 Juni 2025 | 19:24
Reading Time: 2 mins read
0
Blitar Jadi Tuan Rumah Sarasehan Budaya Diraja Nusantara

Blitar, jurnalmataraman.com – Kabupaten Blitar kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pelestarian budaya nasional. Kali ini, Blitar dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Sarasehan Budaya Nusantara yang diinisiasi oleh Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nasional (LP2BN) bersama Majelis Kerabatan Agung Diraja Nusantara.

Kegiatan bertajuk “Tatanan Luhur, Jalan Terang Suatu Bangsa” tersebut digelar secara khidmat pada Kamis (26/6), bertempat di Pendopo Hand Asta Sih, Kabupaten Blitar. Acara ini turut dihadiri oleh para bangsawan, keturunan raja, sultan, serta perwakilan keraton dari berbagai penjuru Nusantara.

Menambah kekhidmatan suasana, seluruh rangkaian acara dilangsungkan dalam balutan atribut dan ornamen khas kerajaan, menggambarkan kemegahan budaya dan nilai luhur warisan para leluhur.

Salah satu tamu kehormatan yang hadir adalah Maharaja Kutai Mulawarman, Iansyah Rechza Fachlevie Wangsa Warman. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa Sarasehan Budaya ini tidak sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata pelestarian jati diri bangsa.

“Kabupaten Blitar dipilih karena memiliki nilai historis yang kuat. Di sini, banyak raja pernah bersemayam, termasuk keberadaan situs Bale Kambang di Kecamatan Nglegok yang dipercaya sebagai pusat penggemblengan calon raja pada masa lampau,” jelas Maharaja Iansyah.

Lebih jauh, LP2BN bersama Majelis Diraja Nusantara tengah menggagas pendirian sebuah universitas khusus bagi keturunan raja dan bangsawan. Kampus yang direncanakan akan berdiri di Blitar ini diharapkan menjadi pusat pendidikan karakter dan budaya, guna membentuk generasi penerus yang tidak hanya berilmu, tetapi juga menjunjung nilai luhur tradisi kerajaan.

“Kami ingin warisan budaya dan nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan para raja bisa terus hidup dan berkembang di tengah generasi muda,” tambah Maharaja Iansyah.

Sarasehan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antar-keturunan bangsawan Nusantara untuk bersama-sama menjaga budaya, memperkuat identitas nasional, serta merumuskan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia ke depan.

( editor : Rio & Trias M.A )

Bagikan di Media Sosial
Tags: blitar hari inibudaya nasionalinfo blitarpelestarian budayasarasehan budaya di raja nusantara
ShareTweetShare
Next Post
Jelang Pembukaan Porprov IX/2025, Cabor Kempo Mulai Dipertandingkan

Jelang Pembukaan Porprov IX/2025, Cabor Kempo Mulai Dipertandingkan

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .