Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bermain Dengan 10 Pemain, Inter Kediri Kembali Bermain Imbang

by Beny Kurniawan
24 April 2025 | 19:55
Reading Time: 2 mins read
0
Bermain Dengan 10 Pemain, Inter Kediri Kembali Bermain Imbang

Kediri,jurnalmataraman.com – Laga Pesik Kuningan melawan Inter Kediri akhirnya berakhir imbang dengan skor 1 – 1, di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (24/4). Akibat Raikhan Daffa mendapatkan kartu merah pada menit ke 34 di babak pertama, membuat Inter Kediri meraih hasil kurang maksimal di laga kedua Grup J Liga 4 Putaran Nasional.

Meski bermain dengan 10 pemain, tim berjuluk laskar panji ini berhasil unggul lebih dahulu di menit 41′. Gol Inter Kediri diciptakan oleh Ahmad Dedi, setelah mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang tim asal kabupaten Kuningan tersebut. Skor 1 – 0 bertahan hingga turun minum untuk keunggulan Inter Kediri.

Sementara itu, unggul dengan jumlah pemain, membuat tim tamu Pesik Kuningan mengambil inisiatif penyerangan dan mampu mendominasi permainan pada babak kedua.

Hingga tepat di menit 60, Pesik Kuningan mendapat hadiah tendangan pinalti, setelah pemainnya di langgar di kotak pinalti oleh pemain Inter Kediri. Peluang emas itupun tak disiakan oleh pemain Pesik Kuningan. Ahmad Irvan Zakaria sebagai algojo berhasil menyelesaikan tugasnya untuk menyamakan kedudukan. Skor imbang 1 – 1 bertahan hingga akhir pertandingan.

Budiardjo Thalib, Pelatih Inter Kediri mengaku kecewa atas hasil yang diperoleh anak didiknya pada pertandingan ini. Mengingat kemenangan menjadi target untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar, gagal digapai.

Namun demikian, Budiardjo Thalib cukup menyadari, bermain dengan 10 orang membuat pemainnya sulit untuk menjalankan skema permainan.

“Kalah jumlah pemain memang cukup sulit bagi kami untuk mengembangkan permainan. Namun hasil seri ini wajib kita syukuri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budiardjo Thalib menginstruksikan kepada pemainnya untuk memenangkan pertandingan di laga terakhir menghadapi Batavia FC pada Sabtu (26/4/25) mendatang.

“Mau tak mau kita harus menang untuk lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up mendampingi Batavia FC yang saat ini sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar dengan torehan 6 poin”, tambahnya.

Sementara pelatih Persik Kuningan Boy Jati Asmara mengaku kurang beruntung dalam laga ini, karena menang jumlah pemain mulai menit ke 34 babak pertama, namun tidak bisa memanfaatkan keuntungan ini.

“Secara hasil saya kecewa, namun kita tetap apresiasi perjuangan para pemain saya. Dibabak kedua sebenarnya saya instruksikan untuk menyerang, namun pertahanan Inter Kediri cukup dispilin membuat kita cukup kesulitan, ” pungkasnya.

(editor : Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita inter kediriberita jatimberita kediriinfo kediriliga 4
ShareTweetShare
Next Post
Proyek Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Dipastikan Tetap Berlanjut

Proyek Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Dipastikan Tetap Berlanjut

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .