Trenggalek, Jurnalmataraman.com – Kendati baru berdiri pada Maret 2025, D’Son Futsal Academy Trenggalek langsung menunjukkan taringnya di panggung regional. Akademi futsal ini berhasil meraih gelar juara AAFI League KU-13 Regional Tulungagung 2026 usai bersaing ketat dengan sejumlah tim futsal usia dini.
Capaian manis tersebut menjadi bukti pesatnya perkembangan pembinaan di D’Son Futsal Academy Trenggalek yang baru memasuki tahun kedua. Dalam kompetisi tersebut, D’Son sukses mengunci posisi puncak klasemen, disusul PBFC sebagai runner-up dan MNA Gen-Z di peringkat ketiga.
Prestasi ini menambah koleksi trofi akademi asal Trenggalek tersebut. Sebelumnya, tim KU-15 D’Son juga berhasil menyabet juara ketiga dalam ajang Dragon Futsal League. Dengan tambahan gelar AAFI League KU-13, D’Son kini resmi mengoleksi dua trofi kompetisi tingkat regional.
Saat ini D’Son membina sekitar 50 anak yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Proses pembinaan dibagi dalam tiga kelompok umur, yakni KU-13, KU-16, dan KU-19.
“Pembinaan di akademi kami tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik bermain futsal, tetapi juga diarahkan untuk menyiapkan atlet potensial agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar Pendiri D’Son Futsal Academy Trenggalek Muhammad Nur Hakim.
Atmosfer positif dan semangat tinggi juga dirasakan langsung oleh para pemain yang berlatih di akademi ini.
“Kami sangat senang dan makin bersemangat setelah berhasil meraih juara ini. Hasil ini jadi pemicu buat kami untuk terus berlatih lebih keras lagi di ajang-ajang berikutnya,” ungkap pemain D’Son Futsal Academy Trenggalek Sultan Akbar.
Usai mengamankan gelar juara, D’Son kini langsung memusatkan perhatian pada persiapan playoff GC Jatim yang bakal digelar di Madura. Latihan rutin terus digenjot setiap hari Rabu dan Jumat sore di lapangan sewaan USC, dengan fokus utama meningkatkan kesiapan fisik serta mental para pemain. (Simon Bagus – Mochammad Herlambang)
(Editor : Trias / Sabrina)



