Tulungagung, jurnalmataraman.com – Kecelakaan hebat yang melibatkan truk trailer pengangkut peti kemas dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (20/5) malam. Insiden “adu banteng” ini mengakibatkan dua orang luka-luka, di mana salah satu korban sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek. Peristiwa nahas ini bermula saat truk trailer bernopol H 8493 OH yang dikemudikan Adi Tia Wahyu Priatama, warga Rembang, Jawa Tengah, melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, truk bermaksud mendahului kendaraan di depannya.
Namun, manuver tersebut diduga terlalu memakan jalur lawan. Di saat yang bersamaan, melaju mobil pikap bernopol AG 8016 LL dari arah berlawanan yang dikemudikan Mohammad Atmim Nur Afani, warga Desa Kunir, Blitar, bersama penumpangnya, Iqbal Syaibatul Azmi. “Berdasarkan hasil olah TKP, sopir pikap sempat berusaha membanting setir ke kanan untuk menghindar. Sopir truk juga mengaku banting setir ke kiri, namun karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak terhindarkan,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana.
Benturan keras tersebut membuat bagian depan pikap ringsek parah, terutama di sisi kiri. Iqbal, sang penumpang pikap, terjepit di dalam kabin yang penyok hingga mengalami patah kaki kanan. Sementara sang sopir, Atmim, mengalami luka pada wajah dan nyeri di bagian dada. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama hampir satu jam. Mengingat kondisi kabin yang menjepit kaki korban, petugas kepolisian harus meminta bantuan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung untuk memotong kerangka mobil menggunakan peralatan khusus. Setelah berhasil dikeluarkan, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung untuk proses hukum lebih lanjut.
(Editor : Saldi / Dundi )



