Jombang, jurnal,ataraman.com – Misteri kasus pembuangan bayi perempuan di teras rumah warga Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Senin (18/5) dini hari akhirnya menemui titik terang. Ironisnya, pelaku tindakan nekat tersebut adalah pasangan kekasih yang masih di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar.
Terungkapnya kasus yang sempat menggegerkan warga ini bermula dari kedatangan pihak keluarga ibu sang bayi ke Puskesmas Mayangan. Keluarga tersebut rupanya tengah mencari keberadaan bayi yang sebelumnya sengaja ditinggalkan di teras rumah warga.
Dari hasil penyelidikan kepolisian Sektor (Polsek) Jogoroto yang langsung merapat ke puskesmas, diketahui bahwa ibu kandung bayi tersebut merupakan seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Bayi perempuan itu merupakan hasil hubungan di luar nikah dengan kekasihnya, seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Kecamatan Mojoagung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan belia ini telah menjalin hubungan terlalu jauh hingga sang siswi hamil. Saat proses persalinan, siswi SMP tersebut kabarnya hanya didampingi oleh sang kekasih. Panik dan bingung usai melahirkan, keduanya akhirnya mengambil jalan pintas dengan membuang bayi malang itu di Dusun Beji, Desa Sawiji, lengkap dengan ari-ari yang dibalut selembar kain.
Kapolsek Jogoroto, AKP Muhammad Julan, membenarkan bahwa kedua pelaku masih berstatus pelajar. “Dari hasil pemeriksaan, memang benar kedua pelaku masih di bawah umur. Saat ini, sang ibu perempuan masih menjalani perawatan medis pasca-persalinan di Puskesmas Mayangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian kini tengah memburu keberadaan sang kekasih (ayah sang bayi) yang diketahui melarikan diri setelah kejadian tersebut. “Untuk kekasihnya, saat ini masih dalam tahap pencarian oleh petugas kepolisian,” tambah AKP Julan.
Diberitakan sebelumnya, sesosok bayi perempuan yang baru saja dilahirkan ditemukan tergeletak di teras rumah Kasdullah, warga setempat. Kondisi bayi saat ditemukan masih hidup dan sehat, dengan berat serta panjang yang normal, sehingga langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama.
(Editor : Afif / Aqillah)



