Kediri, jurnalmataraman.com – Kemenangan krusial diraih Persik Kediri dalam laga sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur melawan Arema FC di Stadion Gelora Joko Samudro. Kesuksesan membawa pulang tiga poin penuh ini disambut dengan euforia luar biasa oleh masyarakat Kediri, khususnya para suporter setia, Persikmania.
Pada saat rombongan tim kembali ke Kediri, ribuan Persikmania telah menanti. Mereka tumpah ruah memenuhi jalanan, mulai dari pintu masuk Kota Kediri hingga mengawal ketat bus yang membawa skuad Macan Putih tiba di mess pemain. Pantauan di lapangan menunjukkan iring-iringan kendaraan memanjang tanpa henti. Suasana malam di Kota Kediri berubah menjadi lautan semangat yang diwarnai oleh suara klakson yang bersahutan, nyanyian dukungan yang terus menggema, hingga nyala terang cahaya flare.
Euforia ini menunjukkan bahwa kemenangan atas sang rival tidak hanya sekadar torehan di papan skor, tetapi benar-benar diresapi oleh seluruh elemen pendukung di jantung kota Kediri. Setibanya rombongan di mess tim, sambutan hangat pun pecah. Sorak-sorai, pelukan, dan yel-yel kebanggaan menyatu dalam satu napas kebersamaan. Momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa di balik setiap langkah para pemain di lapangan hijau, ada kekuatan besar yang setia berdiri di belakang. Persikmania terus mengawal, mendukung, dan merayakan setiap tetes keringat perjuangan para punggawa Macan Putih.
Lebih dari sekadar gengsi derby, kemenangan atas Arema FC ini memiliki makna yang sangat vital bagi nasib Persik Kediri di kompetisi. Dengan tambahan tiga angka, saat ini Macan Putih telah mengoleksi total 36 poin. Praktis, tim kebanggaan warga Kediri ini hanya membutuhkan tambahan satu poin lagi dari tiga laga tersisa untuk benar-benar memastikan diri aman dari jurang degradasi musim ini.
( Editor : Afif / Juwita )


