Tulungagung, jurnalmataraman.com – Mengusung semangat kepedulian kolektif dalam merawat fasilitas ibadah, ratusan relawan dari berbagai penjuru Tanah Air memadati kawasan Masjid Al-Fattah, Kabupaten Tulungagung. Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti Jambore Bersih-Bersih Masjid ke-3, sebuah gerakan sosial yang mengedepankan aksi nyata kebersihan lingkungan masjid.
Sedikitnya 500 peserta dari berbagai komunitas relawan turut ambil bagian dalam perhelatan ini. Antusiasme peserta tak main-main, terbukti dengan hadirnya relawan yang tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari luar pulau seperti Bali hingga Aceh. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, forum ini menjadi wadah penyatuan visi dalam memperkuat jaringan antar-relawan masjid di Indonesia.
Rangkaian kegiatan jambore diisi dengan berbagai agenda edukatif dan spiritual, seperti sarasehan hingga tausiah. Namun, perhatian utama tertuju pada puncak acara yang digelar pada Minggu siang. Ratusan relawan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan aksi “Gerebek Masjid”. Dalam pelaksanaannya, para relawan dibagi ke dalam beberapa kelompok tugas. Berbekal perlengkapan kebersihan yang sangat memadai, mereka bergotong royong membersihkan lima masjid yang tersebar di sekitar lokasi pusat kegiatan. Hanya dalam kurun waktu sekitar tiga jam, lingkungan kelima masjid tersebut disulap menjadi jauh lebih bersih dan nyaman untuk beribadah.
Aksi totalitas tanpa pamrih ini tak pelak mengundang decak kagum warga sekitar. Para pengurus masjid setempat mengaku terkejut sekaligus terharu melihat dedikasi dan semangat gotong royong para relawan yang datang dari jauh demi merawat rumah ibadah di lingkungan mereka. Panitia Kegiatan, Ferdi Hasan, menjelaskan bahwa inisiatif bersih-bersih masjid ini sebenarnya sudah tumbuh secara organik di berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui momen jambore ini, semangat yang awalnya berjalan sendiri-sendiri di daerah tersebut kami upayakan agar bisa menyatu menjadi sebuah gerakan nasional yang lebih terkoordinasi dan berdampak luas,” jelas Ferdi.
Sementara itu, Ustaz Derry Sulaiman yang turut hadir memberikan dukungan, berharap gerakan “Gerebek Masjid” ini membawa dampak jangka panjang bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjaga kebersihan fisik bangunan, tetapi mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, anak muda diharapkan semakin betah berada di masjid, sekaligus menjadikannya sebagai pusat aktivitas sosial dan spiritual umat.
(Editor : Saldi / Juwita)



