Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Toko dan Pom Mini di Besuki Tulungagung Ludes Dilalap Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta

by Agus Bondan
26 April 2026 | 21:47
Reading Time: 2 mins read
0
Toko dan Pom Mini di Besuki Tulungagung Ludes Dilalap Jago Merah, Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Insiden kebakaran hebat melanda sebuah toko pracangan yang juga berfungsi sebagai pom mini di Dusun Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (27/4) sore. Akibat kejadian tersebut, bangunan beserta seluruh isinya ludes tak tersisa, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa yang menimpa toko milik Gatot Trianto itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran material bangunan yang didominasi kayu. Selain itu, banyaknya bahan mudah terbakar di dalam lokasi kejadian membuat api sulit dikendalikan. “Api berkobar sangat hebat karena di dalam toko tersimpan ratusan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) dan puluhan tabung gas elpiji,” ujar Iwan Supriyono, Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Tak hanya menghanguskan bangunan, si jago merah juga melahap dua unit kendaraan milik korban yang terparkir di lokasi, yakni satu unit mobil pikap dan satu sepeda motor. Bahkan, satu unit mobil minibus milik tetangga korban yang berada tepat di samping toko sempat terkena jilatan api hingga sebagian catnya terkelupas, meski akhirnya berhasil diselamatkan warga.

Berdasarkan keterangan pemilik toko kepada petugas, kebakaran bermula saat Gatot sedang mengisi BBM ke dalam jeriken. Di saat yang bersamaan, diduga terjadi kebocoran pada jaringan instalasi listrik yang berada tepat di atas area pengisian.

Percikan api dari kabel listrik tersebut diduga menyambar uap BBM yang sedang terbuka, sehingga menimbulkan ledakan kecil dan api langsung menjalar ke seluruh bagian bangunan. Gatot mengaku dirinya memang menyuplai stok BBM dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan para nelayan di kawasan Popoh, dan mengklaim telah mengantongi izin terkait usaha tersebut. Pihak Pemadam Kebakaran memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan guna memastikan penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian dari Polsek Besuki telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi reruntuhan bangunan. “Lokasi sudah kami amankan untuk olah TKP lanjutan guna memastikan penyebab sabotase atau murni kecelakaan kerja akibat korsleting listrik,” pungkas petugas di lapangan.

( Editor : Saldi / Juwita )

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita kediriheadlineinfo kedirikebakaranTulungagung
ShareTweetShare
Next Post
Harga Minyak Goreng di Kediri Meroket, Omzet Pedagang Pasar Setono Betek Anjlok 30 Persen

Harga Minyak Goreng di Kediri Meroket, Omzet Pedagang Pasar Setono Betek Anjlok 30 Persen

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .