Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Gudang Penggilingan Sabut Kelapa di Blitar Terbakar, Tiga Ton Cocofiber Siap Ekspor Hangus

by Qithfirul Aziz
24 April 2026 | 01:05
Reading Time: 2 mins read
0
Gudang Penggilingan Sabut Kelapa di Blitar Terbakar, Tiga Ton Cocofiber Siap Ekspor Hangus

BLITAR, jurnalmataraman.com – Nasib malang menimpa sebuah pabrik pengolahan sabut kelapa di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Gudang penyimpanan milik pabrik tersebut ludes dilalap si jago merah pada Rabu (22/4) malam, mengakibatkan sedikitnya tiga ton cocofiber atau serat kelapa siap ekspor hangus tak tersisa.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekitar pukul 22.00 WIB. Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dari area pabrik memicu kepanikan warga yang kemudian bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat warga tiba, api sudah terlihat berkobar hebat di tengah tumpukan sabut kelapa kering. Kondisi material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merembet ke tumpukan serat lainnya di dalam gudang yang saat itu dalam kondisi kosong tanpa aktivitas pekerja.

Pihak pemerintah desa yang mendapat laporan warga segera meneruskan informasi tersebut ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar. Sebanyak tiga unit truk pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke pemukiman warga.

Pemilik pabrik, Purwoko, mengungkapkan bahwa tumpukan serat kelapa yang terbakar tersebut sebenarnya merupakan stok yang sudah siap untuk dikirim ke luar negeri. “Rencananya cocofiber ini hendak dikirim ke New Zealand. Namun, semuanya hangus terbakar,” ujarnya. Petugas pemadam sempat mengalami kendala saat proses pembasahan karena bara api menyelinap di dalam tumpukan padat sabut kelapa yang kering. Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini lantaran aktivitas produksi sedang libur.

Kepala Desa Ngoran, Imam Saiful, menyampaikan bahwa selain kerugian material berupa produk siap kirim, infrastruktur pabrik juga mengalami kerusakan cukup parah. “Berdasarkan pantauan di lapangan, selain tiga ton cocofiber siap ekspor, bagian atap gedung hingga motor penggerak mesin giling juga ikut terbakar,” terangnya.

Akibat musibah kebakaran ini, pemilik pabrik diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Editor : Trias / Sea

Bagikan di Media Sosial
Tags: Blitarheadlineinfo kedirikebakaranKediri
ShareTweetShare
Next Post
Harga Elpiji Non-Subsidi di Kediri Melejit, Penjualan di Tingkat Pangkalan Anjlok Drastis

Harga Elpiji Non-Subsidi di Kediri Melejit, Penjualan di Tingkat Pangkalan Anjlok Drastis

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .