TRENGGALEK, jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bersama jajaran TNI resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026. Pembukaan program terpadu ini dipusatkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, pada Rabu (22/4).
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Nata Negara hadir secara langsung membuka kegiatan yang digawangi oleh Kodim 0806 Trenggalek tersebut di lapangan desa setempat. Dalam sambutannya, Syah menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan TNI-Polri, kementerian, pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan instrumen penting untuk mempercepat pembangunan daerah serta memberdayakan masyarakat. Ini adalah upaya kita bersama dalam mewujudkan ketahanan wilayah dan memperkokoh persatuan bangsa,” ujar Syah Muhammad Nata Negara.
Syah juga menekankan bahwa kunci keberhasilan TMMD terletak pada partisipasi aktif dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga tanpa mengabaikan kearifan lokal serta kelestarian lingkungan hidup.
Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, gelaran TMMD ke-128 ini juga dibarengi dengan serangkaian kegiatan non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Di antaranya adalah pelatihan pembuatan pupuk organik bagi petani, aksi sosial pembagian sembako untuk warga kurang mampu, hingga aksi pelestarian lingkungan berupa penanaman pohon.
Melalui sinergi ini, Pemkab Trenggalek berharap TMMD ke-128 memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat Gandusari dan sekitarnya. “Kami berharap momentum ini menjadi perekat kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan rakyat dalam membangun Trenggalek yang lebih adil dan makmur ke depannya,” pungkasnya.
Editor : Trias / Sea



