Tulungagung, jurnalmataraman.com – Warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, sempat dibuat panik pada Rabu siang. Sebuah lahan yang ditumbuhi pohon akasia mendadak terbakar hebat. Beruntung, kobaran api berhasil dijinakkan sebelum merembet dan melahap kawasan permukiman penduduk di sekitarnya.
Insiden ini bermula saat api membakar tumpukan dedaunan kering di area lahan milik warga. Kondisi alam yang kering membuat si jago merah dengan cepat membesar dan arah rambatannya menjalar menuju rumah-rumah warga. Khawatir api makin tak terkendali, masyarakat setempat langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung.
Sembari menunggu petugas pemadam tiba di lokasi kejadian, warga bersama anggota Polsek Karangrejo dan prajurit TNI langsung merespons cepat. Mereka bergotong royong berupaya menjinakkan api secara manual dengan peralatan seadanya.
Begitu armada damkar tiba, petugas mengambil alih dan langsung melakukan penyemprotan. Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan tahap pembasahan atau cooling down untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang bisa memicu kebakaran susulan.
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Tulungagung Iwan Supriyono memastikan tidak ada rumah warga yang turut terbakar dalam insiden tersebut. Meski begitu, area yang hangus dilalap api terbilang cukup luas.
“Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektar. Beruntung api berhasil dipadamkan dan tidak sampai mengenai rumah warga yang berada di lokasi,” ujar Iwan.
Menyusul peristiwa tersebut, pihak Damkarmat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Warga diminta berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan.( Agus Bondan / Beny Setiawan )
(Editor: Trias / Tesa)



