Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Pasang Baliho Protes, Warga dan Ormas Tulungagung Kompak Tolak Rencana Buka Toko Miras di Tiudan

by Trias Aldilala
30 September 2026 | 14:52
Reading Time: 2 mins read
0
Demo Kesal Berbuah Segel, Ojol Kediri Desak Hapus Fitur Booster dan Batasi Driver Baru

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Rencana pembukaan toko minuman keras di Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, mendapat penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat. Warga bersama pemerintah desa dan sejumlah organisasi keagamaan turun langsung menggelar aksi protes di lokasi yang rencananya akan dijadikan outlet penjualan miras.

Aksi yang berlangsung pada Senin sore tersebut diisi dengan pemasangan baliho besar berisi penolakan di sekitar ruko yang berlokasi di Jalan Argopuro, Desa Tiudan. Bangunan ruko tersebut diduga kuat bakal segera difungsikan sebagai toko penyedia minuman beralkohol.

Gerakan moral ini diinisiasi oleh Forum Komunikasi Masyarakat Kecamatan Gondang atau Forsikada. Aksi penolakan melibatkan banyak pihak, mulai dari Majelis Ulama Indonesia, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, hingga Karang Taruna setempat.

Penolakan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama terkait penanggulangan penyakit masyarakat serta maraknya peredaran minuman beralkohol yang dinilai semakin terbuka dan meresahkan.

Masyarakat mendesak kejelasan penuh terkait legalitas dan perizinan usaha tersebut. Warga mempertanyakan keabsahan proses Online Single Submission atau OSS, izin usaha resmi, hingga rekomendasi yang harus dikantongi dari pemerintah daerah serta instansi berwenang terkait.

Hingga saat ini, warga mengaku belum pernah bertemu dengan pemilik usaha dan tidak mengetahui sejauh mana kejelasan proses perizinan operasional toko tersebut. Sahrul Munir, koordinator aksi, menegaskan bahwa masyarakat akan terus mengawal penolakan ini demi menjaga ketertiban lingkungan.

Aksi penolakan tersebut berlangsung aman dan lancar di bawah pengawalan aparat keamanan. Rangkaian aksi kemudian ditutup secara resmi dengan penyerahan surat pernyataan penolakan kepada Kepala Kepolisian Sektor Gondang agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan kewenangan hukum yang berlaku. ( Agus Bondan / Benny ssetiawan )

( Editor : Trias / Firman )

Tags: berita tulungagugheadlineinfo tulungagungtoko mirasTulungagung
ShareTweetShare
Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .