Trenggalek, jurnalmataraman.com – Kontingen Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kabupaten Trenggalek menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 12 atlet muda berhasil memboyong 10 medali dari ajang Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 yang dihelat di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar, pada 17 hingga 20 September 2026.
Perolehan 10 medali tersebut terdiri atas 2 medali emas, 2 medali perak, dan 6 medali perunggu. Para atlet yang berlaga berada di kelompok usia 12 hingga 18 tahun dan turun di berbagai kelas, mulai dari mixed martial arts hingga stand fight.
Prestasi gemilang ini sekaligus menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang. Hasil di Blitar juga diproyeksikan sebagai ajang pemanasan penting untuk menghadapi persiapan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah dan Pekan Olahraga Provinsi mendatang. Pelatih IBCA MMA Kabupaten Trenggalek Aris Suaka mengapresiasi kerja keras para atlet mudanya di atas arena tanding.
“Hasil ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus persiapan menghadapi Popda dan Porprov mendatang,” ujar Aris.
Kendati sukses menorehkan prestasi membanggakan, cabang olahraga yang baru berkembang sejak 2024 ini masih menghadapi jalan terjal dari sisi fasilitas. Pembinaan 17 hingga 20 atlet aktif yang berlatih di dua lokasi berbeda terkendala keterbatasan anggaran dan sarana latihan yang belum sepenuhnya memenuhi standar.
Dukungan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia setempat yang berada di kisaran 10 juta rupiah per tahun dinilai masih jauh dari kata cukup untuk menutupi biaya operasional dan keikutsertaan kejuaraan. Akibatnya, tim masih harus mengandalkan swadaya, dana pribadi, serta dukungan dari sponsor. Meski diterpa keterbatasan finansial dan fasilitas latihan, semangat para atlet tidak surut. Latihan rutin tetap digelar tiga kali dalam sepekan, ditambah pemusatan latihan dan sparring antar camp secara berkala demi menjaga performa optimal di atas arena. (Mochammad Herlambang)
Editor : (Trias/Loris)



