Kediri, jurnalmataraman.com – Pemerintah bersama Perum Bulog terus memperkuat kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani turun langsung ke Kabupaten Kediri untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Dalam penyaluran alokasi Juli–September 2026 tersebut, pemerintah menyiapkan bantuan beras untuk 251.412 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Kediri. Total beras yang disalurkan pada periode ini mencapai 7.542 ton.
Pria yang akrab disapa Zulhas tersebut menyampaikan bahwa penyaluran dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di daerah.
“Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan di sela agenda kunjungan kerja tersebut.
Ia menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan kelanjutan program bantuan serupa untuk periode Oktober–Desember 2026. Selain program bantuan langsung, pemerintah turut menambah penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton secara nasional.
Usai menyapa warga dan membagikan bantuan, Zulhas melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri untuk memberikan kuliah tamu. Di hadapan para mahasiswa dan civitas akademika, Menko Pangan membeberkan empat langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Empat strategi utama tersebut meliputi penyaluran bantuan pangan untuk 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), penggelontoran 1 juta ton beras SPHP bersubsidi, pasokan gratis jagung untuk UMKM, serta pelaksanaan lelang jagung dan beras untuk industri tepung.(Beny Kurniawan)
(Editor : Afif / Tesa)



