TRENGGALEK, jurnalmataraman.com – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek memastikan kesiapan total dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026. Berbagai fasilitas penunjang disiagakan di sejumlah titik strategis guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi wilayah pesisir selatan Jawa Timur tersebut. Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menyatakan bahwa pihaknya telah mendirikan sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) yang tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga pusat bantuan multifungsi bagi pemudik.
Di pos-pos tersebut, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan darurat secara gratis. Mulai dari layanan bengkel bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis, jasa derek, hingga bantuan medis dari tim kesehatan yang disiagakan 24 jam. “Kami ingin memastikan pemudik merasa terlayani. Di Posyan, kami juga menyediakan tempat istirahat yang representatif, termasuk ruang khusus anak agar keluarga yang menempuh perjalanan jauh bisa melepas lelah dengan nyaman,” ujar AKBP Ridwan Maliki.
Mengingat topografi Trenggalek yang didominasi perbukitan dan jalur berkelok, polisi juga menaruh perhatian serius pada potensi bencana alam seperti tanah longsor. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah alat berat telah disiagakan di titik-titik rawan agar dapat segera dikerahkan jika terjadi kondisi darurat di lapangan.
Selain fokus pada jalur mudik, Polres Trenggalek juga meluncurkan program pengamanan bagi warga lokal yang hendak meninggalkan rumah. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan penitipan kendaraan di Mapolres maupun kantor polisi terdekat. “Langkah ini kami ambil untuk memberikan rasa tenang bagi pemudik yang meninggalkan kendaraannya di rumah. Silakan dititipkan di kantor polisi, kami jamin keamanannya selama ditinggal mudik,” tambahnya.
Hingga memasuki puncak arus mudik, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait dipastikan tetap siaga di lapangan demi memberikan pelayanan terbaik dan memastikan perayaan Idul Fitri berjalan kondusif.
Editor : Trias M.A



