Kediri, jurnalmataraman.com – Kodim 0809 Kediri telah menuntaskan pembangunan sembilan Jembatan Garuda yang kini resmi beroperasi untuk masyarakat. Peresmian infrastruktur yang dipusatkan di Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, ini diyakini mampu membuka akses transportasi dan mempercepat distribusi hasil panen warga setempat. Peresmian jembatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana beserta jajaran pimpinan daerah. Agenda strategis ini dilaksanakan secara serentak, bersamaan dengan peresmian 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih se-Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh instruksi komando dan program pemerintah. Ia menilai kehadiran infrastruktur jembatan dan fasilitas air bersih ini sangat vital sebagai solusi nyata untuk menggerakkan perekonomian lokal.
“Kami berkomitmen untuk selalu mengawal dan merawat setiap fasilitas publik yang telah dibangun, agar dapat memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat akan terus diperkuat,” terang Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah.
Secara keseluruhan, terdapat 14 titik jembatan yang menjadi target pembangunan di wilayah teritorial Kodim 0809 Kediri. Hingga saat ini, sembilan titik jembatan di antaranya telah rampung dikerjakan. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat, mendampingi program prioritas lainnya yakni TNI Manunggal Air Bersih. Tuntasnya proyek Jembatan Garuda ini disambut antusias oleh warga sekitar. Joko, salah seorang warga desa, mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena infrastruktur tersebut kini sangat mempermudah mobilitas mereka.
Kini, beroperasinya Jembatan Garuda tidak sekadar memangkas waktu tempuh transportasi warga desa. Infrastruktur ini telah menjelma menjadi urat nadi perputaran ekonomi warga, sekaligus menjadi simbol nyata kuatnya ikatan gotong royong antara aparat TNI dan masyarakat Kediri.
(Editor: Trias / Dhamar)





