Blitar, jurnalmataraman.com – Akses mobilitas warga Kelurahan Tlumpu dan Kelurahan Rembang, Kota Blitar, kini semakin mudah. Jembatan penghubung kedua wilayah tersebut resmi beroperasi mulai hari ini (13/8), berkat program pembangunan Jembatan Garuda yang diinisiasi oleh jajaran TNI Angkatan Darat. Jembatan sepanjang 28 meter itu membentang di atas aliran sungai Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo. Kehadiran infrastruktur baru ini memangkas jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar jauh melewati jalan raya utama. Posisinya yang berada di kawasan persawahan juga membuat lalu lintas dan aktivitas para petani menjadi jauh lebih efektif.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibin menaruh harapan besar pada pembukaan jalur alternatif lintas wilayah ini. Kelancaran mobilitas masyarakat diyakini akan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah. Apalagi, letak jembatan ini berdekatan dengan lokasi yang direncanakan menjadi kawasan komersial Blitar Trade Center (BTC).
“Dengan kelancaran mobilitas warga dan lokasi yang berdekatan dengan rencana pembangunan Blitar Trade Center, kita sangat berharap potensi ekonomi daerah di wilayah ini bisa meningkat tajam,” ungkap Syauqul Muhibin.
Sementara itu, Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menjelaskan bahwa sinergi pembangunan infrastruktur bersama pemerintah daerah ini sudah berjalan masif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 14 Jembatan Garuda maupun Perintis Garuda Merah Putih yang sukses didirikan di wilayah Blitar.
“Ke depan, Kodim 0808 Blitar akan kembali membangun sembilan titik jembatan tambahan untuk terus mempermudah mobilitas warga,” terang Virlani. Ia menegaskan bahwa prioritas sasaran pembangunan selanjutnya akan difokuskan pada daerah-daerah terpencil serta sejumlah titik yang sangat membutuhkan akses jalur alternatif.
(Editor: Afif / Dhamar)





