Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Berkah Agustusan, Penjualan Bendera di Kediri Meningkat Drastis

by redaksi jurnal mataraman
10 Agustus 2026 | 06:02
Reading Time: 2 mins read
0
Berkah Agustusan, Penjualan Bendera di Kediri Meningkat Drastis

Kediri, jurnalmataraman.com – Momen bulan kemerdekaan selalu membawa berkah tersendiri bagi para perajin dan penjual pernak-pernik peringatan kemerdekaan. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tingkat penjualan bendera Merah Putih di Kota Kediri tercatat mengalami lonjakan drastis dibandingkan hari biasa. Kesibukan menyambut perayaan tersebut salah satunya terlihat jelas di sebuah ruko yang berada di kawasan Jalan Stasiun, Kota Kediri. Sejak pertengahan bulan Juli lalu, para penjahit di lokasi ini harus berpacu dengan waktu untuk merampungkan pesanan pelanggan yang jumlahnya terus membludak.

Peningkatan angka penjualan ini terbilang sangat signifikan. Jika pada hari biasa pedagang hanya mampu menjual sekitar 20 potong bendera, kini angkanya meroket tajam hingga mampu menjual 300 potong hanya dalam waktu satu hari. Kondisi tersebut dialami oleh Muasih Setyowati, salah seorang pedagang bendera di kawasan Jalan Stasiun. Menurutnya, lonjakan ini dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat untuk menghias lingkungan tempat tinggal maupun instansi tempat mereka bekerja. “Sejak pertengahan Juli kemarin penjualan memang meningkat tajam. Mayoritas pembeli itu datang dari kalangan paguyuban lingkungan RT dan RW, serta perwakilan dari instansi-instansi pemerintahan,” ujar Muasih di sela kesibukannya melayani pelanggan, Senin (10/8). Bendera-bendera tersebut biasanya akan dipasang di halaman rumah masing-masing warga serta dipersiapkan untuk keperluan kegiatan upacara. Muasih menambahkan, dari berbagai pilihan yang ada, bendera dengan ukuran 120 kali 80 sentimeter menjadi yang paling favorit dan banyak dicari warga.

Menariknya, meski permintaan pasar sedang tinggi, para pedagang sepakat untuk tidak memanfaatkan momen ini guna menaikkan harga jual secara sepihak. Bendera Merah Putih di kawasan ini tetap dibanderol dengan harga normal, yakni mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 250 ribu, bergantung pada jenis bahan dan ukurannya. Tingginya semangat menyambut hari kemerdekaan juga diakui oleh Monik Selvi, salah seorang warga yang tengah berbelanja di lokasi tersebut. Ia mengaku sengaja datang untuk mencari perlengkapan guna memeriahkan suasana tempat kerjanya. “Ini saya beli tiga potong bendera. Rencananya memang mau dipakai untuk kegiatan upacara tepat di hari kemerdekaan nanti di lingkungan kantor kelurahan, supaya vibes nasionalismenya makin terasa,” tutur Monik yang saat itu datang mengenakan kacamata.

(Editor : Afif / Dhamar)

Tags: Agustusanberita kediriheadlineinfo kediriKediri
ShareTweetShare
Next Post
Ratusan Penari Muda Jatim Siap Gebrak Istana Negara, Mayoritas Pelajar Tulungagung

Ratusan Penari Muda Jatim Siap Gebrak Istana Negara, Mayoritas Pelajar Tulungagung

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI
  • INDEKS
  • TENTANG KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .