Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menegaskan komitmennya dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengukuhan pengurus Forum Anak atau Dewan Perwakilan Anak (DPA) masa bakti 2025-2026 yang dirangkaikan dengan Kongres Anak dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Kegiatan yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” ini menjadi sarana strategis bagi ribuan anak di Kabupaten Tulungagung untuk menyuarakan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah daerah demi terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA). Dalam momentum tersebut, sebanyak 1.854 suara anak dari berbagai wilayah di Tulungagung berhasil dihimpun dan diserahkan secara resmi kepada Pemkab Tulungagung.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional dan pengukuhan DPA bukan sekadar seremoni tahunan. Agenda ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan ramah bagi anak. “Hari Anak Nasional bukan hanya seremoni, melainkan momen untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ahmad Baharudin.
Ia menambahkan, partisipasi aktif anak dalam proses pembangunan merupakan salah satu syarat kunci untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak, sekaligus menjadi pijakan penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Guna memastikan setiap anak mendapatkan hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta terlindungi dari tindakan kekerasan maupun diskriminasi, Pemkab Tulungagung turut mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari orang tua, pihak sekolah, dunia usaha, akademisi, hingga media massa untuk terus bersinergi.
( Editor : Trias / Atha )



