Trenggalek, jurnalmataraman.com – Fenomena minimnya pendaftar di sekolah negeri kembali terjadi. Pada permulaan tahun ajaran baru ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Parakan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, tercatat hanya menerima dua orang siswa baru untuk kelas 1. Meski jumlah peserta didik baru sangat minim, pihak sekolah memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7) tetap berjalan optimal dan sesuai dengan pedoman yang diarahkan oleh Dinas Pendidikan setempat.
Kepala SDN 2 Parakan, Siti Patonah, menjelaskan bahwa dua siswa baru tersebut terdiri dari satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Keduanya diterima melalui jalur domisili. Mereka merupakan lulusan dari dua lembaga pendidikan anak usia dini yang berbeda di wilayah tersebut, yakni TK Dharma Wanita 1 Parakan dan RA Parakan.
“Meski hanya memiliki dua peserta didik baru, kami memastikan pelayanan, fasilitas, dan perlakuan yang diberikan akan tetap sama maksimalnya seperti sekolah-sekolah lain yang memiliki jumlah siswa lebih banyak,” tegas Siti Patonah, Senin (13/7). Untuk menyiasati sepinya suasana, pihak sekolah membuat kebijakan khusus selama masa MPLS. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah di SDN yang berlokasi di Jalan Mastrip Gang 2, Desa Parakan ini tidak hanya diikuti oleh kedua siswa baru tersebut, tetapi juga melibatkan seluruh siswa lama dari kelas 1 hingga kelas 6. Tujuannya adalah agar seluruh siswa dapat kembali beradaptasi dengan ritme pembelajaran sekolah secara bersama-sama.
Terkait minimnya jumlah pendaftar tahun ini, Siti Patonah mengaku belum dapat menyimpulkan faktor penyebab pastinya. Pihak sekolah mengklaim selama ini telah berupaya maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi warga sekitar. Sebagai informasi, persaingan menjaring siswa di Desa Parakan terbilang cukup ketat. Di desa tersebut, terdapat tiga lembaga pendidikan setingkat sekolah dasar yang lokasinya saling berdekatan, yakni SDN 1 Parakan, SDN 2 Parakan, dan MI Parakan.
(Editor: Afif/ Aqillah)




