Tulungagung, Jurnalmataraman.com – Petugas gabungan dari dinas perhubungan, kepolisian, dan B-N-N Tulungagung, menggelar pemeriksaan bus antar kota dan tes urine di terminal bus gayatri. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terhadap warga yang menggunakan jasa angkutan bus, selama masa liburan natal dan tahun baru.
Untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, serta memberikan rasa aman, dan nyaman kepada warga masyarakat pengguna jasa bus antar kota, selama musim liburan panjang sekolah, natal dan tahun baru, petugas gabungan dari dishub, kepolisian B-N-N Tulungagung , melakukan pemeriksaan seluruh bus yang masuk di terminal gayatri.

Setiap armada bus yang masuk ke terminal langsung di periksa, oleh petugas gabungan. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, surat-surat kendaraan dan surat ijin pengemudi, hingga kelengkapan teknis kendaraan.
Untuk memastikan kendaraan benar-benar layak beroperasi, petugas memeriksa kondisi kelengkapan kendaraan , diantaranya fungsi lampu utama, lampu sein, wiper, ban, sabuk pengaman, dan klakson. Razia di gelar kurang dari 1 jam, namun petugas gabungan, tidak menemukan bus antar kota yang tidak layak beroperasi. ” Ini sudah kita lakukan sendiri secara rutin, pemeriksaan seperti ini di terminal gayatri”, ungkap, Yono, selaku korsatpel terminal gayatri Tulungagung.
Tidak hanya kendaraan yang di periksa,namun para awak bus, juga di ambil sample urinenya, karena dikhawatirkan para awak bus, khususnya sopir, mengkonsumsi narkoba, yang dapat mengancam keselamatan para penumpangnya, selama diperjalanan. Dalam tes urine Plt kepala BNN Tulungagung, AKBP Damar Bastiar mengatakan, ” Seluruh awak bus yang transit di terminal gayatri, negatif mengkonsumsi zat narkoba “. Polisi juga memberikan imbauan kepada sopir, agar tidak ugal-ugalan serta mematuhi aturan dalam berkendara.
Untuk meminimalisir pelanggaran yang dapat memicu terjadinya kecelakaan, para awak bus, juga di periksa kesehatannya , sebelum melanjutkan perjalanan sesuai dengan jurusan bus masing-masing.
Agus bondan – beny setiawan jtv



