Kediri, jurnalmataraman.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru yang kerap diiringi kenaikan harga kebutuhan pokok, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menggelar operasi pangan murah pada Jumat siang. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya membantu masyarakat memperoleh sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan.
Dalam operasi pangan murah tersebut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menyediakan berbagai komoditas sembako di antaranya beras, telur, minyak goreng, gula putih serta aneka sayuran seperti cabai, bawang merah dan bawang putih.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dibuka. Masyarakat berdatangan ke halaman kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri untuk mendapatkan sembako dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Selisih harga beberapa komoditas bahkan mencapai lima ribu rupiah.
Seorang warga, Titik menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini.“Harga di operasi pangan murah jauh lebih terjangkau. Ini sangat membantu kami di tengah harga sembako yang sedang naik,” ujarnya.
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Iwan Nuzuardhi mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk merespons kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang akhir tahun. Pihaknya berkomitmen menghadirkan solusi yang dapat meringankan beban masyarakat.

“Menjelang Natal dan tahun baru banyak komoditas sembako yang mengalami kenaikan. Karena itu kami menggelar operasi pangan murah dengan harga di bawah pasaran untuk membantu masyarakat,” jelas Iwan Nuzuardhi.
Dalam operasi tersebut, beras SPHP ukuran 5 kilogram dijual Rp.57.000 minyak goreng kemasan satu liter seharga Rp.16.500 gula pasir satu kilogram Rp.15.000 dan telur ayam dijual Rp.27.000 per kilogram.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri tidak hanya menjadi wujud kehadiran negara dalam menjaga stabilitas harga tetapi juga bukti nyata sinergi antara aparat penegak hukum pemerintah daerah dan pelaku UMKM dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
(Editor: Lusia & Wahyu Adi)



