Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Bawa Tumbler dan Manfaatkan Layanan Lost and Found

by Beny Kurniawan
29 November 2025 | 11:07
Reading Time: 2 mins read
0

Madiun, jurnalmataraman.com – Menyusul viralnya insiden tumbler tertinggal di KRL Jabodetabek beberapa hari terakhir, KAI Daop 7 Madiun mengingatkan kembali masyarakat untuk lebih memperhatikan barang bawaannya saat bepergian menggunakan kereta api. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran penumpang, sekaligus meminimalisasi kejadian barang tertinggal.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan bahwa barang bawaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang. Meski demikian, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu proses pencarian apabila terjadi kehilangan.

“KAI senantiasa mengingatkan pelanggan untuk memeriksa kembali barang bawaannya saat hendak meninggalkan stasiun atau setelah turun dari kereta api. Jika terjadi barang tertinggal, penumpang dapat menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost and Found, termasuk melalui Contact Center KAI 121,” ujar Zainul, Jumat (28/11/2025).

Menurut dia, KAI Daop 7 secara aktif mengimbau penumpang untuk menjaga barang pribadi, baik saat menunggu di stasiun maupun selama perjalanan. Peringatan berkala juga disampaikan oleh petugas announcer di seluruh stasiun.

“Perhatikan jadwal keberangkatan, bawalah barang secukupnya, dan datang lebih awal agar tidak terburu-buru. Saat akan turun dari kereta, fokus dan pastikan semua barang sudah dibawa,” tambahnya.

Meski barang bawaan merupakan tanggung jawab pribadi, KAI tetap menyediakan layanan pencarian melalui sistem Lost and Found. Barang yang ditemukan petugas akan didata, diberi label, dan dimasukkan ke sistem untuk mempermudah penelusuran berdasarkan ciri dan spesifikasi.

Barang yang telah diamankan dapat diambil kembali setelah pemilik melalui proses verifikasi sesuai prosedur. Penumpang diminta menunjukkan formulir kehilangan dan mengisi formulir pengembalian sebelum barang diserahkan.

Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga mendorong masyarakat membawa tumbler selama bepergian menggunakan kereta api. Imbauan ini sejalan dengan upaya perusahaan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai serta mendukung program keberlanjutan. Fasilitas water station telah tersedia di beberapa stasiun, seperti Stasiun Madiun, Jombang, Kediri, dan Blitar.

Untuk memudahkan penumpang, KAI juga menjelaskan prosedur pelaporan barang tertinggal, mulai dari melapor ke petugas walka atau konter Lost and Found, proses pengambilan barang setelah ditemukan, hingga mekanisme penanganan barang yang ditemukan oleh penumpang lain.

KAI menetapkan masa penyimpanan barang tertentu di konter Lost and Found. Barang berupa makanan akan dimusnahkan setelah satu hari, sementara barang non-makanan yang tidak diambil dalam satu minggu akan dipindahkan ke stasiun penyimpanan. Untuk barang temuan yang tidak diambil dalam kurun waktu satu bulan, KAI akan menyalurkan untuk disumbangkan atau memusnahkannya sesuai ketentuan.

(Editor : Wahyu Adi)

Bagikan di Media Sosial
Tags: barang tertinggal keretahimbauan kaiKAI Daop 7 Madiunkeselamatan penumpanglost and found kaipelayanan kaistasiun blitarstasiun jombangstasiun kediristasiun madiuntumbler kereta
ShareTweetShare
Next Post

Hasil Otopsi Bayi Dibuang, Dilahirkan Dalam Kondisi Hidup, Sebelum Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal.

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .