Kediri, jurnalmataraman.com – Laga Persik Kediri melawan Semen Padang di Stadion Brawijaya Kediri, Kamis sore, menjadi pertandingan terakhir bagi pelatih kepala Persik, Ong Kim Swee. Manajemen tim Macan Putih secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih berkebangsaan Malaysia tersebut.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Owner Persik Kediri, Arthur Irawan, sesaat setelah laga usai. Arthur menegaskan bahwa keputusan berpisah dengan Ong Kim Swee tidak berkaitan dengan performa tim selama kompetisi berlangsung.
Menurut Arthur, faktor keluarga serta adanya peluang bagi Ong Kim Swee untuk melatih di level internasional menjadi alasan utama di balik kepergian sang pelatih. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi besar Ong selama menangani Persik Kediri

“Beliau telah memberikan yang terbaik untuk Persik. Kami menghormati keputusannya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan,” ujar Arthur Irawan.
Kepergian Ong Kim Swee tentu menjadi kehilangan bagi Persik Kediri. Meski demikian, seluruh elemen tim serta para suporter tetap memberikan dukungan dan harapan terbaik bagi perjalanan karier mantan pelatih timnas Malaysia itu.
Di sisi lain, Ong Kim Swee menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pendukung Persik, mulai dari suporter, pemain, staf pelatih hingga manajemen tim. Ia berharap Persik dapat meraih kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang dan tetap menjadi klub yang diperhitungkan di Super League.
Ong Kim Swee mulai menukangi Persik Kediri sejak awal musim 2025/2026. Selama 13 pertandingan, ia mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil seri, dan enam kekalahan. Meski masa kepemimpinannya terbilang singkat, kontribusinya dinilai memberikan fondasi positif bagi perjalanan Persik ke depan.
( Editor : Nando & wahyuadi )

