Kediri, jurnalmataraman.com – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu pagi, untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dalam gelaran pasar murah yang diselenggarakan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I Madiun. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80 tahun 2025.

Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi Bakorwil I Madiun Cicilia, mengatakan bahwa pasar murah digelar serentak di 20 titik wilayah kerja Bakorwil, termasuk dua titik di Kota Kediri. Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran guna membantu masyarakat memperoleh barang dengan harga lebih terjangkau.
“Setiap titik pasar murah menyediakan satu ton beras, 150 liter minyak goreng, 150 kilogram gula, 150 kilogram bawang merah dan bawang putih serta 120 kilogram telur,” jelas Cicilia.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Salah satu warga Kelurahan Bangsal, Ferry, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Menurutnya, harga sejumlah komoditas selisihnya cukup signifikan dibanding harga di pasaran.

“Perbedaan harganya bisa mencapai dua ribu hingga tiga ribu rupiah per item. Ini sangat membantu, terutama bagi kami masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ujar Ferry.
Penyelenggaraan pasar murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi serta membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
(Editor: Neha & Wahyu Adi)



