Kediri, jurnalmataraman.com – Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Tradisional Setono Betek, Kota Kediri, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah besar dan cabai merah keriting, yang membuat para pedagang dan konsumen harus mulai menyesuaikan diri dengan kondisi pasar saat ini.
Hariana, salah satu pedagang yang telah lama berjualan di pasar tersebut, menyampaikan bahwa harga cabai merah keriting saat ini mencapai Rp. 60.000 per kilogram, naik cukup tajam dari sebelumnya yang hanya Rp. 40.000. Sementara itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan dari Rp. 50.000 menjadi Rp.60.000 per kilogram.
“Naiknya harga ini cukup terasa. Banyak pelanggan saya yang biasanya membeli dalam jumlah banyak sekarang mengurangi pembelian mereka,” ujar Hariana saat ditemui di kiosnya, Jumat (17/10).

Berbeda dengan cabai merah, harga cabai rawit saat ini masih cenderung stabil berkisar antara Rp. 35.000 hingga Rp. 40.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai ini tak hanya berdampak pada pedagang tetapi juga mulai dirasakan oleh konsumen terutama mereka yang bergantung pada cabai sebagai kebutuhan pokok dapur. Menurut Hariana, pola konsumsi pelanggan mulai berubah. “Konsumen sekarang lebih selektif dan membeli seperlunya saja,” tambahnya.
Sementara itu, komoditas lain di Pasar Setono Betek masih menunjukkan harga yang relatif stabil. Bawang merah tercatat di harga Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp. 35.000 hingga Rp. 40.000 per kilogram.
Untuk sayur-mayur, harga tetap terjaga. Tomat dijual seharga Rp. 8.000 per kilogram, sawi juga berada di angka yang sama dan selada air stabil di harga Rp. 15.000 per kilogram.
Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi para pedagang pasar tradisional yang harus menyesuaikan strategi dagangnya di tengah harga bahan pokok yang fluktuatif. Di sisi lain, konsumen juga dituntut lebih cermat dalam mengelola belanja harian mereka.
( Editor: Ima & Wahyu Adi )



