Kediri, jurnalmataraman.com – Di tengah pesatnya perkembangan ilmu kedokteran, pemeriksaan radiologi khususnya foto rontgen masih sering dianggap sepele, bahkan ditakuti sebagian masyarakat. Padahal, pemeriksaan ini berperan penting dalam membantu dokter menegakkan diagnosis secara cepat dan tepat.
RSUD Kilisuci sebagai rumah sakit rujukan di Kota Kediri kini menghadirkan layanan radiologi modern yang aman bagi semua kalangan. Dengan dukungan teknologi digital terkini serta tenaga medis profesional, RSUD Kilisuci siap menjadi pilihan utama masyarakat untuk pemeriksaan penunjang radiologi.
“Masih banyak masyarakat yang takut dengan radiasi dari rontgen. Padahal justru sebaliknya, rontgen sangat membantu penegakan diagnosis, dan penggunaannya di rumah sakit kami sudah sangat aman serta terstandar,” ujar Rini, Radiografer RSUD Kilisuci.
Tiga Jenis Pemeriksaan, Tiga Fungsi Penting
Unit radiologi RSUD Kilisuci memiliki tiga jenis ruang pemeriksaan dengan peruntukan berbeda, antara lain:
- General X-ray, untuk pemeriksaan umum seperti kepala, dada, tulang belakang serta ekstremitas atas dan bawah.
- Panoramik, untuk pemeriksaan gigi dan rahang, khususnya kebutuhan poli gigi dan bedah mulut.
- USG (Ultrasonografi) 4D, untuk jaringan lunak yang tidak terlihat pada foto rontgen biasa, seperti abdomen, payudara, dan otot.
Seluruh pemeriksaan dilakukan berdasarkan indikasi dan rujukan medis. Misalnya, pasien dengan dugaan tuberkulosis (TBC) setelah dirujuk dari faskes pertama akan diarahkan ke poli penyakit dalam untuk segera menjalani foto toraks.
“Rontgen bukan sembarang tindakan. Semua harus berdasarkan indikasi dokter. Dari pemeriksaan inilah, dokter bisa mendapatkan gambaran kondisi dalam tubuh secara lebih jelas,” tegas radiografer RSUD Kilisuci.
Prosedur Tertib, Hasil Cepat dan Terintegrasi
RSUD Kilisuci memastikan alur pemeriksaan yang tertib dan efisien. Pasien BPJS harus mengikuti rujukan dari faskes hingga poli spesialis sebelum ke radiologi, sementara pasien umum maupun IGD dapat langsung menjalani rontgen atas permintaan dokter.
Hasil pemeriksaan biasanya dapat diperoleh maksimal tiga jam. Untuk kasus gawat darurat, hasil bisa keluar hanya dalam 15 menit sehingga mempercepat penanganan pasien.
Aman untuk Bayi, Ibu Hamil, dan Lansia
Banyak mitos berkembang bahwa rontgen bisa menyebabkan kanker, kemandulan, atau berbahaya bagi janin. Faktanya, semua pemeriksaan radiologi di RSUD Kilisuci mengikuti tiga prinsip keselamatan, yakni justifikasi (harus ada indikasi medis), optimasi (menggunakan dosis serendah mungkin), dan limitasi (pembatasan sesuai standar keselamatan radiasi).
Rumah sakit ini juga menyediakan pelindung radiasi khusus untuk ibu hamil, sehingga pemeriksaan tetap aman dilakukan dengan persetujuan dokter.
Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Kediri, RSUD Kilisuci terus berinovasi dengan mengadopsi teknologi Digital Radiography (DR). Teknologi ini memungkinkan hasil rontgen langsung muncul di komputer dokter dalam hitungan detik, sekaligus terhubung ke sistem informasi rumah sakit (SIMRS) yang dapat diakses dari berbagai poli dan ruangan.
“Radiologi bukan untuk ditakuti, tetapi dimanfaatkan sebaik mungkin. Jika memang ada indikasi dari dokter, jangan ragu untuk rontgen. Lebih baik mendeteksi dini daripada menyesal di kemudian hari,” ujar seorang radiografer RSUD Kilisuci.
(Editor : Ulfa Fitriya)



