Kediri, jurnalmataraman.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri pada Minggu sore (21/9), menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga. Angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba ini menerjang kawasan permukiman padat, merobohkan atap dan merusak sejumlah bangunan.
Salah satu warga terdampak, Itariya mengaku rumahnya mengalami kerusakan cukup parah setelah sebuah kanopi terlempar dan menimpa atap rumahnya. “Genteng rumah saya pecah dan plafon jebol. Air hujan langsung masuk ke dalam rumah,” ujarnya.
Warga setempat menyebut angin kencang datang dari arah utara ke selatan dan hanya berlangsung sebentar. Namun dampaknya cukup signifikan dengan sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap dan dinding.

Pemerintah Desa Besowo langsung melakukan peninjauan dan pendataan di lokasi bencana. Kepala Desa Besowo, Suyanto menyebutkan bahwa terdapat 51 rumah warga yang rusak mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
“Kami sudah melakukan asesmen dan mendata semua rumah terdampak. Bantuan berupa genteng dan asbes sedang kami ajukan ke pemerintah daerah sesuai dengan tingkat kerusakan masing-masing rumah,” jelas Suyanto.
Hingga Senin (22/9) warga bersama aparat TNI, Polri dan relawan bahu-membahu membersihkan puing-puing material seperti genteng dan asbes yang berserakan. Perbaikan atap rumah yang rusak juga mulai dilakukan secara bertahap.
Meski tidak ada korban jiwa warga diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Pemerintah desa juga berharap bantuan logistik dan material dari instansi terkait dapat segera terealisasi agar warga terdampak bisa kembali menempati rumah mereka dengan aman dan nyaman.
( Editor : Nina & Wahyu Adi )



