Madiun, jurnalmataraman.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hasan Desa Dolopo berlangsung berbeda dari biasanya. Puluhan warga tidak hanya mengikuti pengajian tetapi juga antusias berebut hadiah yang digantung di atas kepala mereka.
Acara yang digelar di halaman masjid ini diikuti oleh warga dari lingkungan RT 34 RW 11. Sejak awal, suasana peringatan sudah tampak meriah dengan lantunan doa dan kajian keagamaan. Namun, yang menarik perhatian jamaah adalah keunikan peringatan tahun ini, yakni panitia menyiapkan beragam hadiah yang digantung di atas tempat duduk jamaah.
Hadiah tersebut terdiri atas kebutuhan dapur, peralatan rumah tangga hingga aneka jajanan sehari-hari. Kehadiran hadiah ini membuat suasana semakin semarak usai doa bersama ketika warga beramai-ramai berebut untuk mendapatkannya.

Kyai sepuh Masjid Al Hasan H. Zainal, menjelaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar hiburan tetapi juga bentuk penghormatan kepada Rasulullah.
“Dengan cara mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW sesuai tuntunan hadis, kita berharap semangat kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi dapat mempererat silaturahmi warga serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar H. Zainal.
Tradisi unik ini sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga, sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momen religius tetapi juga ajang kebersamaan yang penuh kegembiraan.
(Editor : Wahyu Adi)



