Kediri, jurnalmataraman,com – Fragmen kepala arca Ganesha yang sempat hilang dari Museum Bhagawanta Bhari, Kabupaten Kediri, usai kerusuhan dan penjarahan di kompleks kantor DPRD serta Pemkab Kediri pada Sabtu (5/9), akhirnya ditemukan. Benda cagar budaya tersebut tergeletak di tanah wilayah Sumberjo, Kecamatan Ngasem, sekitar 4 kilometer dari lokasi hilangnya.
Penemuan dilakukan oleh dua siswa SMKN 1 Ngasem, Salman Al Farizzi dan Ahmad Rifqi. Keduanya menemukan batu bermotif ketika memarkirkan sepeda motor di area dekat sekolah. “Awalnya kami kira hanya batu biasa. Setelah pulang sekolah kami cek kembali bentuknya dan mencari informasi melalui media sosial. Ternyata benda itu mirip fragmen kepala Ganesha yang hilang, lalu kami serahkan ke Pemkab Kediri,” ujar Salman.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi membenarkan penemuan tersebut. “Fragmen kepala Ganesha ditemukan oleh siswa SMKN 1 Ngasem. Setelah memastikan bentuknya melalui media sosial, mereka mengantarkan langsung ke Pemkab. Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kejujuran mereka,” jelasnya.
Pasca penemuan, benda cagar budaya tersebut segera diamankan dan kini disimpan di rumah aman oleh petugas sejarah dan purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
( Editor : Dzaki & Wahyu Adi )




