Tulungagung, jurnalmataraman.com – Warga Dusun Putuk, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan jasad seorang nenek di dalam rumahnya pada Selasa (2/9). Korban yang diketahui bernama Tingah (63) tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sejak tiga hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Boyolangu, AKP Tarmadi, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangga yang curiga lantaran korban tidak terlihat keluar rumah selama beberapa hari. Selain itu, warga juga mencium bau menyengat dari dalam rumah korban.
“Korban selama ini tinggal berdua bersama suaminya yang lumpuh. Kedua anaknya tinggal di luar kota, sementara satu anak lainnya tengah merantau ke luar negeri,” jelas AKP Tarmadi.
Tim Inafis bersama unit forensik Polres Tulungagung yang melakukan olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes.
Setelah dipastikan tidak ada unsur pidana, jenazah korban dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemulasaraan, mengingat kondisi jenazah sudah mulai rusak.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, sekaligus pengingat bagi warga sekitar akan pentingnya kepedulian sosial, khususnya terhadap tetangga yang tinggal sendiri atau memiliki keterbatasan.
(Editor : Wahyu Adi)



