Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

PG Modjopanggoong Serahkan Penjualan Gula Kepada Petani

by Agus Bondan
23 Agustus 2025 | 13:47
Reading Time: 3 mins read
0
PG Modjopanggoong Serahkan Penjualan Gula Kepada Petani

Tulungagung, jurnalmataraman.com – Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong yang terletak di Kabupaten Tulungagung hingga pertengahan Agustus 2025 telah berhasil memproduksi 14.824 ton gula setelah mengolah sekitar 231 ribu ton tebu. Produksi tersebut tercapai selama 85 hari masa giling dan berkontribusi signifikan terhadap pasokan gula lokal.


Yang membedakan PG Modjopanggoong dari pabrik gula lainnya adalah kebijakan penyerahan gula langsung kepada petani. Berbeda dengan kebanyakan pabrik gula yang melakukan sistem lelang, PG Modjopanggoong memilih untuk menyerahkan hasil giling gula kepada petani tebu tanpa perantara. Petani kemudian diberi kebebasan untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menjual gula mereka.

General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto menjelaskan bahwa sistem ini cukup efektif mengingat pasar gula lokal di Tulungagung yang masih besar dan permintaannya tinggi. “Di wilayah ini, UMKM masih berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan akan gula tetap tinggi. Kami memberikan keleluasaan kepada petani untuk mengelola gula mereka,” ujar Sugiyanto.


Sugiyanto menambahkan bahwa kebijakan penyerahan gula ini memberikan keuntungan bagi petani, yang dapat mengelola hasil panen mereka sesuai kebutuhan. “Petani tidak hanya memperoleh pendapatan dari penjualan gula, tetapi juga bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka serta membayar tenaga panen,” tambahnya. Meskipun harga gula dari pabrik saat ini berkisar Rp 14.500 per kilogram sebagian besar gula sudah berada di tangan petani dan transaksi jual beli lebih banyak terjadi di tingkat masyarakat.

Namun meskipun kebijakan ini berjalan baik di PG Modjopanggoong, Sugiyanto mengingatkan bahwa sistem tersebut belum tentu dapat diterapkan di pabrik gula lain. “Kondisi lokal dan kebutuhan pasar di masing-masing daerah bisa berbeda, sehingga kebijakan ini belum tentu cocok untuk semua pabrik gula,” jelasnya.


PG Modjopanggoong juga mengalami penurunan rendemen tebu tahun ini yang rata-rata hanya mencapai 6,5%, turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8%. Penurunan ini diakibatkan oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung, dengan tahun ini termasuk dalam kategori kemarau basah yang mempengaruhi hasil tebu yang dipanen.


Sebagian besar bahan baku tebu yang diolah di PG Modjopanggoong berasal dari petani lokal Tulungagung ditambah pasokan dari daerah sekitar seperti Blitar dan Trenggalek. Meski demikian, penurunan rendemen menjadi tantangan bagi petani untuk menghasilkan kualitas tebu yang optimal.


Mengenai harga gula, Sugiyanto menyebutkan bahwa gula dari pabrik saat ini dijual dengan harga Rp 14.500 per kilogram. Namun, karena sebagian besar gula telah berada di tangan petani transaksi lebih banyak terjadi di pasar lokal. Ini memberikan petani kebebasan untuk menentukan harga jual gula sesuai permintaan pasar.


“Sistem penyerahan gula langsung kepada petani memberi fleksibilitas kepada mereka untuk mengelola hasil mereka. Selain itu hal ini memberikan kemudahan bagi petani dalam memenuhi kebutuhan hidup dan membayar tenaga panen.” ujar Sugianto, General Manager PG Modjopanggoong.

PG Modjopanggoong terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan petani lokal dan memenuhi kebutuhan pasar gula di Tulungagung. Meski menghadapi tantangan cuaca dan penurunan rendemen kebijakan yang diterapkan oleh pabrik ini tetap dianggap berhasil untuk meningkatkan daya saing dan mempererat hubungan antara petani dan pabrik gula.

(editor : Nina & Trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: General Manager PG Modjopanggoonginfo tulungagungpenyerahan gula langsung kepada petaniPg modjopanggoong tulungagungSugiyanto
ShareTweetShare
Next Post
Perlindungan Situs Tondowongso Kediri Sebagai Cagar budaya

Perlindungan Situs Tondowongso Kediri Sebagai Cagar budaya

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .