Kediri, jurnalmataraman.com – Berbekal pengalaman mengikuti program pertukaran mahasiswa di Vietnam, Rinda Wakhidia Jaya (30) warga Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri sukses membuka gerai kuliner khas Vietnam yang mengusung cita rasa autentik. Gerai yang diberi nama Pho Mlem Mlem ini menyajikan beragam menu otentik dari negeri berjuluk Naga Biru tersebut.
Menggunakan rumahnya yang berada di tepi jalan sebagai lokasi usaha, Rinda menyulap area depan menjadi gerai kuliner bergaya Vietnam. Menu yang ditawarkan pun cukup beragam dan langsung mengusung resep asli Vietnam, mulai dari Pho Chin Sai Gon, Pho Tai Ha Noi, Bun Bo Nam Bo, hingga Bun Cha. Untuk camilan tersedia Banh Chuoi Chien (pisang goreng ala Vietnam) dan Banh Gabin Thit Bo (roti isi daging sapi).

“Semua resep yang kami gunakan adalah resep asli dari Vietnam. Bahkan bahan baku seperti mie pho, rempah-rempah, hingga bubuk kopinya langsung saya impor dari Vietnam,” ungkap Rinda.
Alumni Jurusan Sejarah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengaku mulai mengenal kekayaan kuliner Vietnam saat mengikuti program pertukaran pelajar. Selama tinggal di sana ia mendalami budaya lokal, gaya hidup masyarakat, dan terutama keunikan rasa masakan Vietnam.Bagi para pecinta kopi, Pho Mlem Mlem juga menyediakan berbagai pilihan minuman khas seperti Ca Phe Trung (kopi telur), Bac Xiu, hingga Ca Phe Kem Muoi (kopi garam). Seluruh varian kopi ini juga menggunakan bahan yang diimpor langsung dari Vietnam.
Salah satu pelanggan, Danang mengaku mengetahui gerai ini dari temannya. “Awalnya saya penasaran karena katanya rasanya autentik Vietnam banget. Setelah coba, ternyata memang beda dan enak.”
Dari sisi harga, menu makanan ditawarkan mulai Rp27.000 untuk porsi reguler hingga Rp45.000 untuk porsi spesial. Sementara untuk kopi dan minuman harganya cukup terjangkau berkisar antara Rp8.000 hingga Rp16.000 per gelas. Dengan harga yang ramah di kantong Pho Mlem Mlem menyasar semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.
( editor : Dimas & Trias M.A )




