Trenggalek, jurnalmataraman.com — Empat jenazah korban tanah longsor di Dusun Kopen, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, dimakamkan malam ini, Sabtu (25/5), setelah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Keempat korban yang berhasil diidentifikasi adalah Yatini (50), Torik (2), Nitin (36), dan Tulus (65). Jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat sebagai bentuk penghormatan terakhir dari keluarga dan warga sekitar.
Identifikasi jenazah dilakukan oleh tim Inafis Polres Trenggalek bersama dokter forensik RSUD dr. Soedomo. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh duka. Lokasi liang lahat yang digunakan berdekatan dengan makam dua korban yang lebih dulu ditemukan dalam musibah ini, yaitu Mesinem (85) dan Yatemi (65).
Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyampaikan bahwa setelah proses pemakaman seluruh korban, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) resmi ditutup.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi kami tutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian ini,” ujarnya.
Tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan Trenggalek. Bencana tersebut mengakibatkan enam warga Desa Depok meninggal dunia dan sejumlah rumah tertimbun material longsor.
Pemerintah daerah bersama BPBD berkomitmen memberikan pendampingan psikologis serta bantuan kepada keluarga korban yang terdampak.
(Dimas & Trias M.A)



