Trenggalek, jurnalmataraman.com – Memasuki hari kelima pencarian korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Temuan tersebut berupa beberapa ekor kambing, pakaian, serta uang pecahan lima ribu rupiah yang diduga merupakan tabungan milik korban.
Menurut informasi yang dihimpun, uang tersebut saat ini telah diamankan pihak kepolisian guna proses pendataan lebih lanjut, sebelum nantinya akan diserahkan kepada keluarga korban.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengatakan bahwa pencarian hari kelima masih menghadapi berbagai kendala di lapangan. Salah satunya adalah gangguan pada mesin eskavator serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Cuaca hujan membuat proses pencarian sempat tersendat. Namun, tim di lapangan tetap bekerja maksimal,” ujar Ridwan.
Hingga hari kelima pencarian, empat korban masih belum ditemukan. Mereka adalah Nitin (36), Tulus (65), Yatini (50), dan seorang balita bernama Torik (2). Sebelumnya, pada hari keempat pencarian, tim SAR telah berhasil menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia, yaitu Mesinah (85) dan Yatemi (65).
Operasi pencarian akan dilanjutkan besok, dengan memfokuskan upaya pada titik utama longsor, yakni lokasi tiga rumah yang rata dengan tanah. Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih akan terus bekerja keras demi menemukan keempat korban yang masih tertimbun material longsor
( Editor : Ryan & Trias M.A )



