Jurnalmataraman.com
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA
No Result
View All Result
Jurnalmataraman.com
No Result
View All Result
Home BLITAR

Ibu Muda di Blitar Sukses Bisnis Kebaya, Tembus Pasar Mancanegara

by Moch. Asrofi
16 April 2025 | 16:15
Reading Time: 2 mins read
0
Ibu Muda di Blitar Sukses Bisnis Kebaya, Tembus Pasar Mancanegara

Triani Aprinawati menunjukkan kebaya hasil karyanya.

Blitar, jurnalmataraman.com – Seorang ibu muda asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur, sukses menggeluti bisnis busana kebaya. Usaha yang baru dijalankannya selama enam tahun ini berkembang pesat, bahkan hasil karyanya berhasil menembus pasar mancanegara.

Triani Aprinawati, warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, membuktikan bahwa bisnis kebaya bisa mendatangkan keuntungan besar. Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dirintisnya kini mampu meraup omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Berbagai jenis kebaya diproduksi oleh Triani, mulai dari kebaya adat, kebaya modern, kebaya pengantin, kebaya wisuda, hingga kebaya pesanan dengan model khusus. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp800 ribu hingga belasan juta rupiah per buah, tergantung bahan dan kerumitan desain.

Dalam sebulan, Triani mampu melayani penjualan 200 hingga 500 kebaya. Pelanggannya tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mancanegara seperti Taiwan, Hong Kong, Jepang, Singapura, dan Kanada. Kebaya buatannya banyak digunakan oleh perias untuk keperluan fashion show di luar negeri.

Awalnya, Triani menjalani bisnis ini sekadar untuk menyalurkan kecintaannya pada kebaya, yang semakin jarang dipakai masyarakat. Namun, berkat ketekunan dan kerja keras bersama suaminya, usaha ini berkembang pesat dan memberikan dampak positif bagi warga sekitar.

Untuk memenuhi permintaan pasar, Triani melibatkan puluhan pekerja, sebagian besar ibu rumah tangga dan remaja putus sekolah. Ia berharap usahanya terus berkembang agar semakin banyak masyarakat sekitar yang terbantu.

“Saya ingin bisnis ini tidak hanya memberi keuntungan, tetapi juga memberdayakan perempuan dan remaja di sini,” ujar Triani.

Dengan semangat dan kreativitas, Triani membuktikan bahwa kebaya Nusantara tetap diminati bahkan di kancah internasional. Kisah suksesnya menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi lokal.

(editor : trias M.A)

Bagikan di Media Sosial
Tags: berita blitarBlitarinfo blitarkabar blitarkebaya
ShareTweetShare
Next Post
Ritual Adat Miwiti Panen, Wujud Syukur Petani Desa Ngrendeng Jelang Panen Raya

Ritual Adat Miwiti Panen, Wujud Syukur Petani Desa Ngrendeng Jelang Panen Raya

Jurnalmataraman.com

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .

Navigate Site

  • KONTAK
  • REDAKSI

Follow Us

No Result
View All Result
  • GAPURA
  • KEDIRI
  • BLITAR
  • TULUNGAGUNG
  • NGANJUK
  • TRENGGALEK
  • JAWA TIMUR
  • SUARA PEMBACA

© 2025 Jurnal Mataraman - Dekat dan Membangun .