Tulungagung,jurnalmataraman.com – Puluhan balon udara berpetasan berhasil diamankan oleh petugas gabungan dari Polres Tulungagung, TNI, dan PLN selama perayaan Lebaran Idulfitri hingga Lebaran Ketupat. Sebanyak 39 balon udara dari berbagai ukuran yang dilengkapi petasan diamankan dari sejumlah kecamatan di wilayah Tulungagung.
Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan 16 orang yang terlibat dalam aktivitas penerbangan balon udara ilegal. Dari jumlah itu, 7 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan 2 di antaranya ditahan, sementara 5 lainnya tidak ditahan karena masih di bawah umur. Sementara itu, 9 orang lainnya hanya dikenai pembinaan oleh pihak kepolisian.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara TNI, Polri, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas penerbangan balon udara yang membahayakan.
“Balon udara, baik yang menggunakan petasan maupun tidak, tetap berisiko besar terhadap keselamatan, khususnya penerbangan dan kelistrikan,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menerbangkan balon udara secara liar. Sebagai solusi atas tingginya antusiasme masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dalam membuat balon udara, pihak Polres Tulungagung berencana menggelar Festival Balon Udara Aman yang akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara.
Festival ini nantinya akan diikuti oleh perwakilan dari tiap kecamatan di Tulungagung maupun daerah lain, dan diharapkan dapat menjadi wadah kreatifitas yang tidak membahayakan masyarakat maupun fasilitas umum.
(editor : Trias M.A)



